Suara.com - Timnas Indonesia tidak pernah kekurangan talenta berbakat. Namun tidak jarang dari mereka harus layu sebelum berkembang alias kariernya meredup di usia muda. Siapa saja mereka?
Indonesia merupakan negara di ASEAN yang kerap melahirkan banyak talenta-talenta berbakat di usia muda di setiap generasinya.
Namun setiap talenta ini justru seperti gagal memenuhi ekspektasi besar yang dibebankan sejak dirinya menapaki karier sebagai pesepak bola.
Dalam perjalanannya, para talenta muda Indonesia ini sempat digembleng dan mendapat kesempatan untuk mengembangkan bakatnya agar menjadi pemain hebat di masa depan.
Namun, alih-alih menjadi tumpuan bagi Timnas Indonesia, justru para talenta muda ini malah seperti kehilangan taji di usia muda, hingga namanya pun meredup dan hilang dari peredaran.
Siapa sajakah talenta muda terbaik Indonesia yang kini namanya meredup di usia muda? Berikut daftarnya.
1. Syamsir Alam
Saat kemunculannya, Syamsir Alam digadang-gadang sebagai penyerang masa depan Timnas Indonesia, seiring penampilan apiknya di level kelompok umur.
Bahkan, ia mendapat kesempatan menimba ilmu di luar negeri, yakni di SAD Uruguay, dan kesempatan berkarier di klub luar negeri, baik itu di Uruguay, Belanda, Amerika Serikat, hingga Belgia.
Baca Juga: Naturalisasi Ivar Jenner, Justin Hubner, dan Rafael Struick Masih Tunggu Masa Reses DPR
Namun alih-alih berkembang, bakat Syamsir Alam justru tak stagnan. Sempat bermain di Indonesia, ia pun banting setir ke dunia hiburan dengan menjadi host, dan kini bermain di RANS Nusantara FC.
2. Alan Martha
Selain Syamsir Alam, ada pula nama Alan Martha yang juga digadang-gadang akan menjadi tumpuan Timnas Indonesia di masa depan.
Ia sempat mendapat kesempatan mengasah bakatnya di SAD Uruguay pada 2008 hingga 2011 lalu. Setelahnya ia mendapat kontrak profesional bersama Persija Jakarta.
Nahas, Alan Martha gagal berkembang. Sejak saat itu, ia hilir mudik membela tim-tim Indonesia lainnya, hingga kini harus berstatus tanpa klub.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Cuma Lawan Burundi di FIFA Matchday, PSSI Siap Evaluasi
-
Naturalisasi 3 Pemain Rekomendasi Shin Tae-yong Belum Diproses, Begini Penjelasan Erick Thohir
-
Resmi! Timnas Indonesia Cuma Lawan Burundi di FIFA Matchday Maret 2023
-
Cek Fakta: Bertemu Erick Thohir di Kantor PSSI, Pemain Keturunan Ini Siap Gabung Timnas Indonesia, Shin Tae Yong Full Senyum?
-
Hot Isu! Nadeo Argawinata Dikabarkan Tinggalkan Bali United, Balik ke Borneo FC?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien