Suara.com - Berikut lima pemain yang seharusnya tak dipanggil Shin Tae-yong untuk laga Timnas Indonesia vs Burundi versi netizen Tanah Air.
Belum lama ini, Shin Tae-yong telah merilis 28 nama yang akan dibawanya untuk melakoni laga FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Burundi.
Dair 28 nama tersebut, wajah-wajah lama masih mendominasi daftar pemain tim besutan pelatih berusia 52 tahun itu.
Selain wajah-wajah lama, terdapat beberapa pemain debutan yang dipanggil, entah itu dari Timnas Indonesia U-20, dari klub Liga 1, dan bahkan dari Eropa.
Jika melihat daftar yang ada, Persija Jakarta menjadi klub yang paling banyak menyumbangkan pemainnya, dengan total enam pemain.
Selebihnya, para pemain dari klub-klub Liga 1 lainnya turut dipanggil. Begitu pula dengan pemain yang bermain di luar negeri atau Abroad.
Dari 28 nama tersebut, terdapat lima nama yang menjadi perhatian netizen. Pasalnya, lima pemain itu tengah Underperform atau menurun kualitasnya dan bahkan tengah cedera.
Sehingga, netizen pun beranggapan lima pemain ini tak seharusnya dipanggil Timnas Indonesia untuk melakoni FIFA Matchday melawan Burundi.
Lantas, siapa saja lima pemain yang dipertanyakan pemanggilannya oleh netizen tersebut? Berikut daftarnya.
Baca Juga: Thomas Doll: Pemain Persija Menurun Setelah Kembali dari Timnas Indonesia U-20
Witan Sulaeman menjadi salah satu nama yang disorot netizen, karena masih dipanggil ke Timnas Indonesia kendati performanya tengah jeblok.
Performa jeblok pemain berusia 21 tahun itu terlihat sejak dirinya kembali ke Indonesia dan membela Persija Jakarta, di mana dirinya belum berkontribusi baik secara gol dan assist.
2. Nadeo Argawinata
Kiper utama Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata juga menjadi sorotan karena masih dipanggil Timnas Indonesia meski penampilannya di level klub cenderung jeblok.
Bersama Bali United, Nadeo justru seperti kehilangan tajinya, dengan kemasukan 14 gol dalam tujuh pertandingan terakhirnya di Liga 1.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Amankan Dapur 2.180 Pegawai, Pemkot Bandar Lampung Kucurkan Rp8,6 Miliar Gaji PPPK Tiap Bulan
-
Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda
-
Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026
-
Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya
-
Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan