Suara.com - Pelatih Dewa United FC, Jan Olde Riekerink mengakui tidak mudah menghadapi Persib Bandung pada laga pekan ke-31 BRI Liga 1 2022/2023. Senin (20/3/2023) . Apalagi, Tangsel Warrior harus tampil dengan 10 orang di sepanjang babak kedua.
Pelatih asal Belanda tersebut menilai kartu merah Frendi Saputra di awal babak kedua mempengaruhi permainan timnya kepada Persib. Padahal di babak pertama, Tangsel Warrior mampu memberikan perlawanan sengit kepada tim yang dilatih Luis Milla itu.
Rangga Muslim dkk sempat bermain imbang 1-1 di babak pertama usai Risto Mitrevski mencetak gol, namun harus diakui kalah jumlah pemain di menit 46 buat Dewa United terus digempur dan hanya mengandalkan serangan balik.
Akhirnya gol Robi Darwis pada pertengahan babak kedua sukses mengunci kemenangan Maung Bandung 2-1.
"Di babak pertama kami sangat bagus, menang jumlah di lini tengah bisa lihat kami bisa memanfaatkan peluang dan bermain secara tim," kata Jan seperti dikutip dari laman resmi LIB.
"Babak pertama di 10 menit awal kami lebih baik, setelah 1-0 dan kami bisa menyamakan, itu pantas mendapatkannya. Namun kartu merah jelas adalah pembedanya,” ujarnya.
Meski begitu Jan tetap memuji penampilan anak asuhnya. Bila dibandingkan pertandingan melawan Barito, timnya jauh bermain lebih baik.
"Tapi kekalahan hari ini kita respektif. Permainan sangat dewasa, kualitas sangat tinggi, dan saya sangat bangga karena tim tampil sebagai tim," ucap Jan Olde.
Baca Juga: 6 Pemain yang Belum Gabung TC Timnas Indonesia Jelang Lawan Burundi
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan