Suara.com - Respons pelatih Shin Tae-yong terkait rencana PSSI menjadikan Timnas Argentina sebagai calon lawan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2023 mendapat sorotan media Vietnam.
Media Vietnam, The Thao 247 menyebut Shin Tae-yong bereaksi secara "ekstrim" perihal wacana PSSI yang terbilang sangat ambisius tersebut.
Shin diketahui menanggapi rencana PSSI mengundang Lionel Messi dan kawan-kawan di sela-sela memimpin pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia dan Tim U-20 di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (20/3/2023).
Dalam kesempatan itu, Shin Tae-yong sangat tertarik andai PSSI bisa benar-benar mengundang Timnas Argentina. Di sisi lain, dia minta PSSI jangan hanya bicara.
“Saya mohon bantuannya, semoga pertandingan persahabatan antara Indonesia dan Argentina bisa terjadi. Jangan hanya bicara!" kata Shin Tae-yong.
Rencana PSSI ingin mengundang Lionel Messi dan kawan-kawan kali pertama diutarakan oleh wakil ketua umum PSSI Zainudin Amali.
Eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu menyebut ketua umum PSSI Erick Thohir sedang berkomunikasi dengan beberapa petinggi federasi sepak bola termasuk Argentina terkait rencana uji coba.
Argentina diproyeksi menjadi lawan kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday periode Juni. Satu lawan lainnya adalah Palestina yang sudah mengungkapkan kesediaannya.
Shin Tae-yong mengaku sangat senang apabila rencana lawan Argentina bisa terealisasi. Namun, dia meminta PSSI jangan cuma bisa bicara tanpa ada realisasinya.
Baca Juga: Alasan Shin Tae-yong Butuh Banget Ivar Jenner, Rafael Struick, dan Justin Hubner
The Thao 247 menganggap rencana PSSI mengundang Timnas Argentina sama hebohnya dengan pernyataan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang ingin skuad Garuda bisa menembus ranking 50 FIFA.
"Pemimpin PSSI baru-baru ini juga memberi kejutan ketika menyampaikan "fantasy" tentang zaman keemasan sepak bola Indonesia. Secara khusus, Ketua Umum PSSI [Erick Thohir] menargetkan Indonesia masuk ranking 50 besar FIFA," tulis The Thao 247.
Sebelum menghadapi Palestina pada Juni, Timnas Indonesia akan melawan Burundi pada Maret. Laga digelar dua kali pada 25 dan 28 Maret di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Tag
Berita Terkait
-
Puasa vs Persiapan: Bagaimana Timnas Indonesia Menghadapi Tantangan Bulan Suci Ramadhan?
-
Datangkan Timnas Argentina Plus Lionel Messi, PSSI Harus Siapkan Match Fee Sebesar Ini!
-
Jujur, Shin Tae-yong Tak Tahu Peta Kekuatan Burundi
-
Riko Simanjuntak Siap Nurut dengan Shin Tae-yong: Saya Akan Berikan Segalanya
-
Shayne Pattynama Tak Kunjung Gabung Timnas Indonesia, Warganet Ketar-ketir: Jangan-jangan Plotwist
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim