/
Rabu, 22 Maret 2023 | 11:33 WIB
Shin Tae Yong merasa kesulitan melakukan persiapan timnas disaat bulan ramadhan (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

SuaraTasikmalaya.id - Masa persiapan bagi timnas Indonesia kini sedang berlangsung. Timnas senior akan menghadapi Burundi dalam laga FIFA Matchday, sementara timnas U20 akan menghadapi ajang akbar Piala Dunia U20. Namun, tantangan baru hadir di masa persiapan kali ini, yaitu bulan ramadhan.

Bulan ramadhan adalah bulan suci bagi umat muslim di seluruh dunia. Di bulan ini, umat muslim diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa yang artinya mereka harus menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari. 

Bagi pemain timnas Indonesia yang beragama muslim, hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri, terlebih ketika mereka sedang dalam masa persiapan.

Pelatih timnas Shin Tae Yong (STY) mengungkapkan bahwa ia merasa kesulitan dengan kondisi ini. Ia menyadari bahwa pemain harus makan dengan tepat waktu untuk menjaga stamina dan energi mereka. Namun, ketika mereka berpuasa, makanan dan minuman harus ditunda hingga waktu berbuka tiba.

“Memang agak sulit juga bagi saya. Karena para pemain harusnya bisa makan tepat waktu. Kalau tanpa makan mereka harus lari dan bertanding itu agak sulit buat pemain,” ujar STY, dilansir dari Antara, Rabu (22/3/2023).

Shin Tae Yong berharap agar para pemainnya tetap bisa makan dan minum saat puasa. 

“Kita tetap makan tanpa puasa, mungkun hari-hari yang puasa itu ya mungkin bisa diganti setelah selesai periode puasa,” ungkap STY.

Meski demikian, Shi Tae Yong tidak ingin gegabah untuk memberikan kebijakan kepada anak asuhnya. Dirinya akan berkoordinasi dulu dengan para pemuka agama. 

“Jadi saya memang harus koordinasi dulu sama pemimpin agama dan pemain juga biar bisa fokus pada pertandingan dan satu hari sebelumnya,” pungkas STY. (*) 

Baca Juga: 1.466 Narapidana Hindu Dapat Remisi Hari Raya Nyepi, Negara Hemat Lebih dari Rp700 Juta

 
 

Load More