Suara.com - Persebaya Surabaya menargetkan juara pada kompetisi Liga Indonesia musim depan dengan menyiapkan skuad pemain berkompeten seperti George Brown dan Brylian Aldama serta sejumlah pemain lainnya.
Pelatih kepala Persebaya, Aji Santoso mengatakan, sejumlah pemain yang diturunkan dalam pertandingan dipersiapkan untuk kompetisi musim depan.
"Alhamdulillah, permainan kedua pemain tersebut menurut saya cukup bagus meski ini pertandingan pertama sebagai starter," ucap Aji seperti dimuat Antara, Minggu (26/3/2023).
Mudah-mudahan, lanjutnya, hasil pertandingan melawan Persikabo 1973, di mana Persebaya menang di kandang 3-2 pada laga tunda pekan ke-18 BRI Liga 1, Sabtu (25/3/2023), menjadi motivasi agar pemain menjadi lebih baik lagi dalam menghadapi kompetisi.
Tak hanya itu, pelatih asal Malang tersebut juga mengapresiasi semangat Riswan Lauhin untuk tampil maksimal dalam membela Persebaya.
"Pertandingan sudah selesai, Riswan ada sedikit masalah yang akhirnya mendapat kartu merah. Riswan ini pemain yang masih baru, belum punya pengalaman banyak di kompetisi, namun fighting spirit-nya untuk membela klub ini luar biasa," ujarnya.
Hal tersebut, kata Aji, harus menjadi pembelajaran bagi Riswan agar dalam pertandingan selanjutnya dapat bermain lebih baik lagi," tuturnya.
Meskipun terkena kartu merah, menurut pelatih yang memilik lisensi UEFA Pro tersebut Riswan tetap bisa bermain saat melawan PSIS Semarang nanti karena statusnya laga tunda.
"Yang jelas komposisi pemain pada pertandingan ini saya persiapkan untuk musim depan, paling tidak mereka sudah terbiasa beradaptasi dengan situasi kompetisi," katanya.
Selanjutnya, Persebaya akan melawat ke kandang PSIS Semarang pada 29 Maret di Stadion Jatidiri.
Saat ini, di klasemen sementara Persebaya naik ke peringkat delapan dengan raihan 42 poin dari 29 pertandingan.
Sementara, PSIS berada di urutan 13 dengan perolehan poin 35 dari 29 pertandingan.
Berita Terkait
-
Eksodus Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia: Konspirasi di Balik Target Juara Piala AFF 2026?
-
Mengapa Pemain Lokal Enggan Abroad? Sorotan Mentalitas dari Eks Striker Naturalisasi Timnas
-
Dilepas FC Utrecht, Ada 3 Alasan yang Seharusnya Bisa Bikin Ivar Jenner Memilih Tetap di Eropa
-
Dirumorkan ke Liga Indonesia, Karier Ragnar Oratmangoen Diprediksi Menurun?
-
Eksodus Pemain Diaspora ke Liga Indonesia, Pengamat Ini Beri Kritik Tajam!
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah