Suara.com - Madura United ingin bangkit dari keterpurukan saat menjamu PSM Makassar di kandang. Mereka ingin menang.
Pelatih Madura United FC Rakhmad Basuki mengatakan Laskar Sape Kerrap dalam kondisi ON maksimal. Madura United vs PSM Makassar merupakan lanjutan BRI Liga 1 Indonesia 2023 yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Jumat (31/3) malam ini.
Menurutnya PSM memang merupakan tim yang kuat yang dihuni oleh para pemain tangguh, bahkan kini PSM menempati puncak klasemen sementara di Liga 1 Indonesia.
Namun demikian, sambung mantan pelatih Madura United U-20 ini, Madura United juga memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi PSM Makassar, berupa persiapan yang matang dan tren positif menang tandang dan kandang dalam beberapa pertandingan terakhir ini.
"Selain karena kami memang telah memiliki persiapan yang cukup dan modal kuat setelah bangkit dari keterpurukan pada beberapa laga sebelumnya, para pemain juga sudah bisa beradaptasi dengan suasana Ramadhan," kata Rakhmad Basuki di Pamekasan, Jawa Timur, Kamis malam.
Pelatih interim pengganti Fabio Lefundes ini lebih lanjut menjelaskan, semua pemain dalam kondisi fit dan siap berjuang menghadapi PSM Makassar.
"Memang ada dua pemain yang belum bisa bergabung dengan kita, seperti Malik Risaldi dan Rian, karena cedera, akan tetapi pemain lain semuanya sudah siap berjuang untuk meraih tiga poin," kata dia.
Duel Madura United vs PSM Makassar di BRI Liga 1 2022/2023 diprediksi bakal menarik buat disaksikan. Dalam pertandingan yang berlangsung di Gelora Ratu Pameligan, ini menjadi kempatan biat mantan menjadi kampiun musim ini.
Ya, PSM Makassar cuma harus menang melawan Madura United dalam pertandingan. Sisa pertandingan yang ada membuat pesaing mereka tidak memungkin mengejar.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Berharap Laga Lawan Arema FC dan Dewa United Digelar di GBT
PSM Makassar saat ini menduduki pucak klasemen sementara BRI Liga 1 dengan torehan 69 poin dari 31 laga. Itu selisih 10 angka dari pesaing terdekat mereka Persib Bandung di posisi kedua.
Jika menang, Juku Eja akan mengumpulkan 72 poin. Angka itu tak lagi bisa dikejar mengingat Ramadhan Sananta dan kawan-kawan hanya menyisakan dua pertandingan lagi.
Jika dilihat dari modal yang ada tentu peluang PSM sangat lebar. Tim besutan Bernardo Tavares belum tersentuh kekalahan dalam beberapa laga terakhir.
Meski begitu, tentu Madura United tidak akan membiarkan PSM juara di markas mereka. Laskar Sappe Kerrab akan mati-matian menunda pesta juara Juku Eja. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey