Suara.com - Beberapa pemain Timnas Indonesia U-22 diprediksi akan tampil garang alias menjadi mesin gol skuad Garuda dalam misi menjuarai SEA Games 2023. Siapa saja mereka?
SEA Games 2023 akan berlangsung di Kamboja pada pada 5-17 Mei 2023. Namun, cabang olahraga (cabor) sepak bola putra dijadwalkan bergilir lebih cepat mulai 29 April mendatang.
Persiapan Timnas Indonesia U-22 sendiri telah berlangsung sejak Maret 2023 lalu, di mana Indra Sjafri yang ditunjuk sebagai pelatih, telah melakukan pemusatan latihan sekaligus seleksi.
Pemusatan latihan sekaligus seleksi itu dilakukan dalam tiga tahapan. Pada dua tahapan awal, pria yang juga menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI itu mengundan puluhan pemain dari Liga 1, Liga 2, dan Liga 3.
Kini, Indra Sjafri telah memiliki bayangan pemain-pemain yang akan dibawanya. Hal ini terlihat dari daftar 36 nama yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan terakhir sekaligus seleksi terakhir.
Dari 36 nama yang dipanggil itu, nantinya hanya ada 20 pemain yang akan dibawa pelatih berusia 60 tahun itu ke Kamboja untuk tampil di SEA Games 2023.
Lantas, kira-kira siapa saja pemain yang berpotensi jadi mesin gol Timnas Indonesia U-22 pada SEA Games 2023 mendatang? Berikut daftarnya!
1. Witan Sulaeman
Witan Sulaeman menjadi salah satu pemain yang diprediksi akan dibawa Indra Sjafri ke SEA Games 2023, mengingat pengalamannya di level teratas.
Baca Juga: Ada Peran Elkan Baggott dalam Keputusan Justin Hubner Cs Ingin Tetap Bela Timnas Indonesia
Meski tengah melempem di level klub bersama Persija Jakarta, pemain berusia 21 tahun ini terbilang tajam saat membela Timnas Indonesia. Hal tersebut sempat dibuktikannya pada FIFA Matchday kala melawan Burundi.
Ramadhan Sananta merupakan penyerang muda yang tengah naik daun seiring ketajaman yang ia tunjukkan bersama PSM Makassar di Liga 1 2022-2023, dengan sumbangan 11 gol.
Dengan catatan apiknya sepanjang Liga 1 2022-2023 itu, pemain berusia 20 tahun ini pun diyakini akan jadi mesin gol Timnas Indonesia U-22 pada SEA Games 2023 nanti.
3. Irfan Jauhari
Irfan Jauhari merupakan bomber lokal yang tengah membela Persis Solo. Ia dikenal tajam saat membela Persija Jakarta pada Liga 1 2021-2022 lalu dengan status pinjaman.
Tag
Berita Terkait
-
GOOD NEWS! Hokky Caraka Sudah Sowan ke Ganjar Pranowo, Sebut Masalah Gagal Tampil di Piala Dunia U20 Sudah Clear
-
Istri Marc Klok Kena Perlakuan Rasis di Media Sosial
-
Dituding Hancurkan Karir di Sepak Bola? Ganjar Pranowo Tegaskan Akan Jamin Pekerjaan bagi Hokky Caraka
-
15 Pemain Timnas Basket Indonesia Uji Coba Pra-SEA Games di Australia, Berikut Daftarnya
-
3 Pelatih yang Cocok Tangani Timnas Indonesia U-17 Andai Piala Dunia U-17 2023 Bergulir di Tanah Air
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya