Suara.com - Chelsea menunjuk Bruno Saltor untuk menjadi pelatih sementara alias caretaker untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Graham Potter. Munculnya nama Bruno Saltor ini tak terlepas dari keputusan mengejutkan manajemen Chelsea yang memecat Graham Potter dari kursi pelatih kepala pada Senin (3/4/2023) dini hari WIB.
Pemecatan ini sendiri terbilang mengejutkan, mengingat Graham Potter baru ditunjuk sebagai pelatih pada September 2022, atau tujuh bulan lalu.
Akhirnya, The Blues resmi menunjuk Bruno Saltor sebagai suksesor Graham Potter. Sebelumnya, dia merupakan salah satu sosok pelatih yang membantu Potter di staf kepelatihan Chelsea.
Bruno Saltor merupakan asisten pelatih yang membantu Graham Potter saat menakhodai Chelsea. Dia diajak Potter ketika menerima tawaran The Blues pada 8 September 2022.
Sebelumnya, Bruno Saltor merupakan pelatih yang ditunjuk untuk menjadi Development Coach oleh Brighton & Hove Albion sejak Juni 2019.
Lelaki yang berasal dari El Masnou, Spanyol, ini memang sebetulnya lebih dikenal sebagai pemain alih-alih pelatih.
Apalagi, kiprahnya di dunia kepelatihan masih terhitung baru seumur jagung.
Karier sepak bolanya bermula ketika menimba ilmu bersama akademi sepak bola milik RCD Espanyol. Namun, Bruno gagal mendapatkan kesempatan bermain reguler di tim utama.
Sebab, lelaki yang berposisi sebagai bek tengah ini justru harus menjalani masa pinjaman bersama Gimnastic de Tarragona (2001-2002) sebelum bergabung dengan UE Lleida (2003-2006).
Baca Juga: 12 Pelatih Jadi Korban Kejamnya Liga Inggris, Terkini Graham Potter Dipecat Chelsea
Setelah itu, dia memutuskan untuk bergabung dengan Almeira pada 2006 dan menjadi sosok penting yang membantu tim ini meraih tiket promosi pertamanya di ajang La Liga.
Karier Bruno kemudian berlanjut bersama Valencia CF pada 2009.
Bersama klub ini, dia menjalani reuni dengan mantan manajernya di Almeria, Unai Emery.
Setelah itu, dia memutuskan untuk meninggalkan Spanyol dan bergabung dengan Brighton & Hove Albion pada 25 Juni 2021. Meskipun saat itu berusia 35 tahun, dia tetap menjadi pilihan utama di posisinya.
Bruno adalah salah satu pemain yang berjasa mengantarkan Brighton promosi ke kasta tertinggi Liga Inggris setelah menjadi runner-up EFL Championship pada musim 2016-2017.
Pada 10 Mei 2019, Bruno akhirnya mengumumkan keputusannya untuk gantung sepatu pada akhir musim.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan