3. Chad
Chad pernah merasakan sanksi FIFA pada 2021 lalu saat sang Presiden mengambil alih kantor federasi sepak bola Chad atau FTFA
Tindakan yang diangggap intervensi itu membuat FIFA kemudian menjatuhkan sanksi terhadap Chad pada Oktober 2021 dengan larangan ikut agenda resmi.
setelahnya, FTFA pun berada di bawah pengawasan FIFA dalam waktu lama yakni sejak November 2021 hingga 2022 lalu.
4. Guatemala
Berbeda dengan negara-negara sebelumnya, Guatemala pernah mendapatkan sanksi karena menolak komite sepak bola yang dibentuk FIFA.
Komite sepak bola itu dibentuk oleh FIFA untuk mengurus sepak bola negara tersebut karena adanya skandal korupsi pada 2016 silam.
Namun komite itu mendapat penolakan dari federasi sepak bola Guatemala (FEDEFUT), sehingga di tahun yang sama FIFA memberikan sanksi.
5. Nigeria
Nigeria merupakan salah satu negara yang maju perihal sepak bola. Tapi, muatan politis membuat sepak bola di negara tersebut pernah mendapat sanksi FIFA.
Hal ini terjadi pada 2014 silam, di mana federasi sepak bola Nigeria (NFF) memecat komite eksekutif dan menggantinya dengan pegawai negeri sipil imbas hasil buruk di Piala Dunia 2014.
Karenanya, FIFA pun menjatuhkan sanksi ke Nigeria. Sanksi ini menjadi sanksi kedua setelah pada 2010 silam, negara ini dikenai sanksi akibat masalah yang sama, yakni campur tangan pemerintah.
6. Pakistan
Bernasib sama dengan India, Pakistan juga pernah merasakan sanksi dari FIFA karena adanya intervensi dari pihak ketiga.
Intervensi ini yakni pemerintah Pakistan mengambil alih kantor federasi sepak bola Pakistan (PFF) dan rekening bank milik federasi itu.
FIFA pun kemudian menjatuhkan sanksi berupa pembekuan dalam waktu yang tak terbilang lama, usai kantor dan rekening bank dikembalikan ke PFF.
[Felix Indra Jaya]
Berita Terkait
-
Catat Jadwal Pertandingan Uji Coba Timnas Indonesia U-22 untuk Sea Games 2023
-
Ini Hasil Proses Lobi Erick Thohir dengan FIFA, Ada Kabar Baik?
-
Pemain Timnas Indonesia U-22 Terancam Dicoret Jika Banyak Intip Media Sosial
-
Ini Empat Nama yang Sedang Dilobi Indra Sjafri untuk Tampil di SEA Games 2023
-
Tergabung di Grup A, Indonesia Bukanlah Tim Berprestasi Terbaik di Grup Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan