Suara.com - Persija Jakarta berhasil mengalahkan tuan rumah Persebaya Surabaya 1-0 dalam laga sarat gengsi lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 di Gelora Joko Samudro, Gresik, Rabu (5/4/202) malam. Namun, skuad Persija justru merasakan duka yang mendalam usai kemenangan ini.
Rasa bahagia yang didapat skuad Persija usai menang atas tim rival berubah menjadi kesedihan pasca mendengar kabar duka. Ini karena meninggalnya ibunda dari Presiden Persija, Mohamad Prapanca.
Alhasil, pelatih Persija, Thomas Doll memilih tidak menyampaikan apa pun soal kemenangan melawan Persebaya. Pasalnya, Macan Kemayoran --julukan Persija Jakarta-- sedang berkabung.
“Saya tidak mau berbicara soal sepak bola dulu karena kami mendapat kabar duka dari presiden kami, Mohamad Prapanca. Ibunya meninggal dunia. Seluruh tim mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya," kata Thomas Doll seperti dimuat laman resmi Persija, Kamis (6/4/2023).
"Saya ingin memberitahu bahwa seluruh keluarga Persija akan selalu ada untuknya di momen sulit seperti ini,” sambung juru taktik asal Jerman eks pelatih Borussia Dortmund itu.
Berita duka tersebut membuat Doll dan para pemain Persija harus menahan euforia kemenangan yang diraih tim. Terlebih, dalam beberapa minggu terakhir tim kesayangan Jakmania itu juga mendapat beberapa kabar duka lainnya.
“Saya pikir dengan adanya kejadian ini, membicarakan sepak bola bukan menjadi momen yang tepat. Menurut saya sepak bola menjadi tidak begitu penting dibandingkan kehidupan seseorang," tutur Doll.
"Dalam beberapa minggu terakhir banyak hal kurang menyenangkan di tim. Ayah Osvaldo dan ibunda dari asisten pelatih, Pasquale Rocco baru saja meninggal," terangnya.
"Ini merupakan momen yang buruk bagi tim kami. Saya harap rekan media mengerti bahwa untuk sekarang kami tidak bisa berbicara mengenai laga (lawan Persebaya) ini,” pungkas Doll.
Baca Juga: Persebaya Dipermalukan Persija di Kandang, Aji Santoso Minta Pemain Jangan Larut dalam Kekecewaan
Berita Terkait
-
Eksel Runtukahu Jadi Opsi John Herdman di Piala AFF, Golnya Ungguli Striker Timnas Indonesia
-
Satu Darah di GBK, Ketika Jakmania Menyulap Dukungan Jadi Kehidupan
-
Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan
-
Eksel Runtukahu Bicara Kans Dipanggil John Herdman Usai Dua Kali Bobol Gawang Persebaya
-
Analisis Kemenangan Persija Jakarta Atas Persebaya Surabaya, Jadi Sinyal Kebangkitan Macan Kemayoran
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United
-
Ricky Fajrin Akui Persib Bandung Tim Bagus dan Salah Satu Favorit Juara
-
Layvin Kurzawa Apresiasi Kegiatan Women Empowerment In Football Collaboration Coaching Clinic
-
Siapa Emral Abus? Pelatih Timor Leste U-17 Asal Sumbar yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
-
Eksel Runtukahu Jadi Opsi John Herdman di Piala AFF, Golnya Ungguli Striker Timnas Indonesia