Suara.com - Pelatih Persebaya Aji Santoso membenarkan tindakan penuh risiko Arief Catur Pamungkas dengan menghentikan pemain Arema FC Ilham Udin Armaiyn di titik putih pada laga tunda Liga 1 Indonesia di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (11/4/2023) malam.
"Saya sudah berbicara sama Catur. Apa yang dilakukan Catur saat laga Persebaya lawan Arema FC pada Selasa malam itu memang berisiko tinggi akan terkena penalti. Tapi, kalau tidak diblok oleh Catur maka bola yang mengarah ke belakang juga tetap masuk. Alhamdulillah tidak terjadi gol. Menurut saya, apa yang dilakukan Catur itu benar," ujar Aji Santoso dalam keterangannya di Surabaya, Rabu (12/4/2023).
Menurut pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro tersebut, penjaga gawang Persebaya Surabaya Ernando Ari juga menyadari jika tidak dihadang oleh Catur, maka bola akan masuk.
"Jadi pelanggaran ini tidak masalah. Seumpama itu bisa menjadi gol untuk lawan, Catur ngeblok kena kakinya, tapi Alhamdulillah Nando save-nya sangat luar biasa," katanya.
Meski memetik kemenangan 1-0 atas Arema pada laga tersebut, Aji menyayangkan waktu pemulihan pemain lebih pendek dibanding tim lawan karena jadwal pertandingan yang padat. Klub berjuluk Bajol Ijo tersebut menjalani tiga pertandingan terakhir.
"Setelah pertandingan melawan Persija saya meliburkan pemain, kemarin pemain hanya melakukan official training untuk menghilangkan asam laktat saja, tidak ada taktik," ujarnya.
Sementara itu, penjaga gawang Persebaya Ernando Ari mengatakan sudah siap menghadapi penalti karena terus berlatih dan melihat video-video pertandingan untuk antisipasi.
"Saya sudah latihan untuk penalti dan sudah melihat video-video sebelum pertandingan, jadi cukup membantu. Saya berlatih di Persebaya, di timnas, di mana pun, jadi lebih tenang. Justru yang lebih tegang itu penendangnya waktu saya ajak bicara sebelum penalti, jadi saya tahu arah bolanya," ujarnya.
Sementara itu, satu-satunya gol kemenangan Persebaya pada laga melawan Arema tercipta pada menit ke-79 berkat sundulan M Iqbal yang mengarahkan bola hasil kerja sama antara Ze Valente dan Nufiandani ke kiri penjaga gawang Arema FC Teguh Amiruddin.
Baca Juga: Kalahkan Arema FC di PTIK, Aji Santoso Bahagia Persebaya Raih Tiga Poin
Dengan hasil tersebut, Persebaya naik ke peringkat tujuh klasemen sementara dengan mengumpulkan 49 poin dari 33 pertandingan, sedangkan Arema FC berada di peringkat 11 dengan 42 poin dari 33 laga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan