Suara.com - Lucas Ramos tendang wajah Dony Tri Pamungkas. Pemain Dewa United itu melakukan hal tersebut saat melawan Persija Jakarta di lanjutan laga Liga 1. Siapa Lucas Ramos sebenarnya?
Sosok bernama lengkap Lucas Ramos de Oliveira ini merupakan pesepakbola kelahiran Sao Paulo, Brasil, pada 18 Januari 1995.
Meski lahir dan besar di pusat kota, Lucas Ramos nyatanya menimba ilmu di klub yang berada di pinggiran Brasil yaitu Guarani.
Namun demikian, karier sepak bola Ramos tidak terlalu berjalan mulus. Ia memulai karier profesional di klub semi profesional Brasil, Itapirense, yang ada di divisi ketiga liga lokal Sao Paulo.
Setelah itu ia pindah ke beberapa klub Brasil lainnya seperti Elosport dan XV de Jau, hingga akhirnya memutuskan merantau ke Yunani untuk bergabung ke Apollon Larissa.
Di sana ia tampil cukup apik hingga akhirnya diboyong ke klub Yunani lainnya, Lamia. Hampir dua musim di sana, Lucas Ramos lalu pindah ke klub Albania, Flamurtari.
Namun hanya satu musim di sana, ia pindah ke klub Albania lainnya, Laci. Setelah dari sana, Ramos pindah lagi ke Yunani membela Veria.
Tak lama bertahan di sana, Lucas Ramos pindah ke klub asal Siprus, PAEEK, pada 2022 sebelum direkrut oleh Dewa United sebelum Liga 1 2022/23 berjalan.
Bersama Dewa United, Lucas Ramos yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini sudah mencatatkan 28 pertandingan dan mencetak dua gol.
Pekan ke-33 Liga 1 2022-2023 ditutup dengan duel antara Dewa United vs Persija Jakarta di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Senin (10/4) malam WIB.
Baca Juga: Detik-detik Pemain Dewa United Lucas Ramos Tendang Wajah Dony Tri Pamungkas
Dalam duel tersebut, Macan Kemayoran berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Dewa United lewat gol dramatis di menit akhir.
Di babak kedua, Dewa United kehilangan momentum usai Lucas Ramos mendapat kartu merah. Ia melakukan tendangan kungfu ke pemain muda Persija, Dony Tri Pamungkas.
Momen itu terjadi di menit ke-64. Saat itu, baik Lucas Ramos dan Dony Tri Pamungkas hendak memperebutkan bola di udara. Dalam kondisi perebutan bola udara itu, Dony Tri Pamungkas memilih merebutnya dengan kepala, sedangkan Lucas Ramos justru melompat dan menggunakan kakinya.
Tak ayal, benturan pun tercipta. Dony Tri Pamungkas yang terlebih dulu merebut bola dengan kepalanya pun mendapat sepakan dari Lucas Ramos yang telah mengangkat kakinya terlalu tinggi.
Kontributor: Aditia Rizki Pamungkas
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan