Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri mengatakan akan terus melakukan rotasi pemain di sepanjang fase Grup A SEA Games 2023. Tujuannya hanya satu, yaitu mencari "starting eleven" terbaik.
Timnas Indonesia U-22 sudah dua kali menjalani pertandingan di Grup A dengan hasil positif. Pertama menang 3-0 atas Filipina pada 29 April, kemudian mengalahkan Myanmar 5-0 pada Kamis (2/5/2023).
Dari dua pertandingan tersebut, Indra Sjafri memang menampilkan "starting eleven" berbeda. Ada beberapa perubahan yang dilakukan juru taktik asal Sumatera Barat tersebut.
Indra mengaku akan terus beruji coba mencari starting terbaik. Di laga berikutnya Timnas Indonesia U-22 akan menghadapi Timor Leste pada 7 Mei 2023.
"Ya sudah pasti (rotasi pemain), fase grup ini kami jadikan untuk mencari sebelas pemain terbaik. Artinya akan ada rotasi pemain, tetapi bukan dalam rangka karena kurangnya recovery," kata Indra Sjafri dalam keterangannya.
"Karena saya pikir ini cukup dengan jarak antar pertandingan pertama dengan kedua ada empat hari. Setelah itu ada pertandingan berikutnya dengan jarak selang tiga hari," jelasnya.
Rotasi tidak menutup kemungkinan juga di posisi penjaga gawang. Dari dua pertandingan sebelumnya, Indra Sjafri masih mempercayakannya kepada Ernando Ari Sutaryadi, sedangkan Adi Satryo masih duduk manis di bangku cadangan.
"Jadi kami akan melakukan beberapa rotasi dalam rangka untuk mencari tim terbaik," pungkas mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 tersebut.
Saat ini Timnas Indonesia U-22 memuncaki klasemen sementara Grup A SEA Games 2023 dengan enam poin. Di posisi dua ada tuan rumah Kamboja dengan koleksi empat poin.
Baca Juga: Dihabisi Lima Gol Tanpa Balas, Pelatih Myanmar: Timnas Indonesia Terbaik di Grup A
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey