Suara.com - Sejumlah kontestan yang masih kategori tim unggulan di cabang olahraga sepak bola putra SEA Games 2023 punya peluang untuk rontok dari perebutan tiket ke fase gugur.
Pasalnya, meski menyandang status sebagai tim unggulan di SEA Games 2023 ini, mereka juga bakal menghadapi tantangan yang cukup sulit untuk lolos ke fase gugur karena persaingan ketat di babak penyisihan.
Bukan tidak mungkin, apabila mereka tidak bisa melewati setiap tantangannya dengan baik, maka mereka bakal tergelincir dari persaingan.
Berikut 3 tim unggulan yang berpotensi besar gugur di fasegrup SEA Games 2023:
1. Kamboja
Timnas Kamboja U-22 yang berstatus sebagai tuan rumah penyelenggara SEA Games 2023 ini menjadi kontestan pertama yang berpeluang besar untuk gugur di fase grup.
Statusnya sebagai tuan rumah sebetulnya membuat Kamboja cukup diunggulkan pada pesta olahraga edisi ke-32 ini. Namun, peluangnya untuk lolos ternyata sangat tipis.
Sebab, yang terbaru mereka ditahan imbang Filipina dengan skor 1-1. Saat ini, Angkor Warriors memang masih berada di peringkat kedua dengan koleksi empat poin.
Namun, pada dua laga sisa, mereka masih akan menghadapi Myanmar dan Indonesia. Laga melawan Indonesia memang jadi yang terberat karena bisa menjegal langkah mereka ke semifinal.
Baca Juga: 3 Keuntungan yang Diperoleh Timnas Indonesia Andai Jadi Lawan Argentina di FIFA Matchday
2. Vietnam
Timnas Vietnam U-22 menjelma sebagai sosok kontestan yang paling diunggulkan karena berstatus sebagai peraih medali emas SEA Games 2023.
Sebetulnya, Vietnam sudah berhasil meraih dua kemenangan beruntun, yakni melawan Vietnam 2-0 Laos dan Singapura (3-1). Namun, pada dua laga sisa, mereka bakal menghadapi lawan yang cukup menantang.
Dua lawan tersebut yakni Malaysia dan Thailand. Dua lawan ini memang menjadi pesaing terberat bagi The Golden Star untuk bisa mempertahankan posisinya di puncak klasemen Grup B.
3. Malaysia
Kontestan ketiga yang paling rawan rontok di fase penyisihan grup meski berstatus sebagai tim unggulan ialah Timnas Malaysia U-22 yang kini tergabung di Grup B.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Jangan Remehkan Timor Leste dan Kamboja di SEA Games 2023
-
Link Live Streaming Sepak Bola SEA Games 2023 Hari Ini: Thailand vs Malaysia, Laos vs Singapura
-
SEA Games 2023: Bersiap Hadapi Timor Leste, Timnas Indonesia U-22 Latihan Pemulihan
-
3 Pemain Timor Leste yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia U-22
-
Jelang Laga Kontra Timor Leste, Timnas Indonesia U-22 Jalani Sesi Psikologi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?