Suara.com - PSM Makassar bertekad untuk mempertahankan gelar juara Liga 1 di musim depan dan untuk mencapai target tersebut, mereka mendatangkan analyst and scouting, atau analis dan pencari bakat, asal Portugal.
Kedatangan tim analis dan pencari bakat tersebut diharapkan bisa membantu PSM Makassar dalam membangun skuad bukan hanya untuk Liga 1 musim depan, tapi juga di masa yang akan datang.
Analis dan pencari bakat asal Portugal tersebut adalah Jose Filipe Carvalho. Kehadirannya diharapkan bisa melengkapi susunan tim pelatih di bawah komando Pelatih Kepala Bernardo Tavares.
Jose Filipe Carvalho masih berusia muda, namun dia memiliki rekam jejak cukup mentereng di sepak bola Eropa sebagai analis dan pencari bakat.
Tercatat dia memiliki lisensi kepelatihan UEFA C dan berpengalaman sebagai scouting pemain untuk tim-tim asal Portugal.
Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim memastikan bahwa kedatangan Jose Filipe ke dalam tim kepelatihan PSM musim depan tidak mengubah susunan tim pelatih yang sudah ada.
“Tetap, untuk tim teknik, PSM tambah video analyst dan scouting dari Portugal,” jelasnya.
Musim lalu, PSM Makassar sukses menjuarai BRI Liga 1 2022/2023 dengan mengandalkan kombinasi pemain muda dan beberapa pemain senior.
Hasilnya permainan tim cukup solid di sepanjang musim dan PSM sukses mengakhiri penantian panjang selama 23 tahun untuk kembali mengangkat trofi juara liga.
Baca Juga: 3 Bintang Muda Timnas Indonesia yang 'Mudik' Pasca Abroad, Terbaru Ada Bagus Kahfi
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan