Suara.com - Penampilan ciamik dan konsisten Newcastle United musim ini di Liga Inggris akhirnya terbayar tuntas. The Magpies dipastikan finis empat besar dan akan tampil di Liga Champions musim depan.
Satu poin tambahan saat ditahan seri Leicester City 0-0 dalam lanjutan Liga Inggris 2022/2023 di Stadion St James Park, Selasa (23/5/2023) dini hari WIB membuat Newcastle dipastikan setidaknya finis di urutan keempat klasemen akhir nanti.
Dengan mengoleksi 70 poin dari 37 pertandingan, raihan poin Newcastle sudah tak mungkin lagi dikejar Liverpool yang ada di peringkat kelima klasemen saat ini.
Dengan demikian, Newcastle mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Ini pertama kalinya dalam 21 tahun terakhir The Magpies akan tampil di kompetisi antarklub Eropa paling elite itu.
Merupakan pencapaian luar biasa, pelatih Newcastle, Eddie Howe pun mengaku rela memotong masa liburnya pada musim panas nanti, demi mempersiapkan skuad Newcastle sebaik-sebaiknya untuk fase grup Liga Champions 2023/2024.
Secara spesifik, Howe menegaskan tidak akan bersantai ke pantai. Sang pelatih punya alasan mengapa tidak akan pergi liburan.
"Pencapaian yang luar biasa, saya bangga dengan skuad ini. Etos kerja mereka luar biasa. Tapi, kami tak akan puas hanya di titik ini. Ada tantangan lebih besar musim depan," ucap Howe seperti dilansir Tribal Football, Selasa (23/5/2023).
"Saya akan berusaha mempersiapkan skuad dengan baik. Saya tidak akan mengambil cuti sebulan dan pergi bersantai di pantai. Akan lebih baik jika saya start (mempersiapkan tim) lebih awal," tukas pelatih 45 tahun asli Inggris itu.
Howe ditunjuk menangani Newcastle United sejak November 2021. Sejak saat itu, eks pelatih Bournemouth tersebut langsung memberi impak instat untuk Newcastle, dari yang tadinya berkutat di papan bawah jadi tim yang disegani di Premier League.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris: Man United dan Liverpool Berebut Tiket Terakhir Liga Champions
Tag
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris
-
Kata-kata Chivu Usai Inter Milan Disingkirkan Tim Antah Berantah
-
Hattrick Sorloth Hancurkan Brugge, Atletico Madrid Resmi Amankan Tiket 16 Besar Liga Champions
-
Inter Milan Tersingkir Tragis di Giuseppe Meazza Usai Dipermalukan Bodo Glimt dengan Agregat Telak
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!
-
Persiapan Singkat, Persib Bandung Waspadai Parkir Bus Madura United
-
Rekor Pribadi Jordi Amat Pecah di Persija, Musim Perdana Jadi yang Paling Produktif
-
5 Pemain yang Kariernya Melejit Usai Bela Timnas Indonesia
-
Dulu Mereka Bintang Timnas Indonesia Kini Terbuang ke Klub Kecil
-
PSSI Tantang John Herdman Buktikan Kualitas di FIFA Series 2026
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
-
3 Pemain Timnas Indonesia Harus Naik Meja Operasi Akibat Cedera Parah
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris