Suara.com - Bali United membidik tambahan dua pemain asing untuk memenuhi regulasi baru di Liga 1 musim depan. Pelatih Teco mengatakan Serdadu Tridatu baru memiliki empat pemain asing jelang musim anyar.
Empat pemain asing itu yakni Privat Mbarga, Eber Bessa, Brwa Nouri dan terakhir Adilson Maringa yang baru bergabung pada 18 Mei lalu dan langsung mengikuti sesi latihan besoknya di Training Center Pantai Purnama, Gianyar, Bali.
Dua pemain lokal anyar sudah lebih dulu diumumkan yakni Tegar Infatrie dan Taufik Hidayat dan mengikuti latihan perdana bersama tim pada 15 Mei.
Sehingga hingga saat ini, klub yang bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar itu baru mengumumkan tiga pemain baru di bursa transfer jelang Liga Indonesia 2023/2024.
“Mereka bertiga sudah ikut latihan dalam tim dan mereka bisa kerja keras di latihan. Mereka hanya butuh waktu saja untuk bisa lebih adaptasi dengan tim saat ini,” kata Teco seperti dimuat Antara, Rabu (24/5/2023).
Pelatih asal Brasil bernama asli Stefano Cugurra itu berharap kepada ketiga pemain barunya untuk bisa menikmati setiap proses latihan yang diberikan tim pelatih.
Ia pun meminta ketiganya memperdalam adaptasi bersama tim baru dan menikmati setiap latihan.
“Saat ini memang tim belum latihan taktikal, masih kepada latihan fisik dan mereka mengikuti semuanya dengan baik untuk bisa memberikan yang terbaik di beberapa kompetisi kedepan,” katanya.
Dengan kuota pemain asing yang berubah menjadi enam orang (5+1) sesuai aturan baru kompetisi musim mendatang, menandakan skuad Bali United masih belum lengkap.
Baca Juga: Arema FC Amankan Servis Penyerang Brasil Gustavo Almeida
Untuk itu, Bali United memperkirakan dua pemain asing belum didatangkan untuk menyongsong dua laga terdekat, dengan yang pertama melawan Persebaya Surabaya pada 28 Mei di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dalam laga uji coba.
Kemudian, laga kedua yakni melawan PSM Makassar pada babak play-off internal penentuan wakil Indonesia berlaga di Liga Champions AFC 2023/2024.
Leg ertama laga melawan PSM akan berlangsung pada 6 Juni di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Kemudian leg kedua akan dilaksanakan pada 10 Juni di Stadion B J Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan.
Berita Terkait
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026