- Pelatih Arema FC, Marcos Santos, akan evaluasi performa pemain usai kalah 4-3 dari Bali United di Stadion Kanjuruhan, Jumat malam.
- Arema FC cenderung tampil kurang maksimal pada babak pertama dalam beberapa pertandingan terakhir, sering kecolongan gol penting.
- Pemain senior Arema FC, Julian Guevara, menyadari masalah performa tim dalam tiga laga dan bertanggung jawab membangkitkan mental pemain.
Suara.com - Pelatih Arema FC, Marcos Santos membongkar biang kerok kekalahan timnya dari Bali United.
Seperti diketahui, tim Singo Edan takluk 3-4 dalam lanjutan BRI Super League yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Jumat (6/3/2026) malam.
Marcos menilai secara keseluruhan para pemainnya memang tampil tak cukup baik saat babak pertama, sehingga Bali United sanggup mencetak dua gol.
"Penampilan kami di pertandingan babak yang pertama kami kurang, ini menyulitkan. Tapi di babak kedua kami bisa bermain bagus" kata Marcos melansir ANTARA, Sabtu (7/3/2026).
Dua gol Bali United pada babak pertama disumbangkan oleh melalui Teppei Yachida pada menit ke-22 dan Diego Campos pada menit ke-66.
Marcos tak memungkiri penampilan anak asuhnya dalam beberapa pertandingan di babak pertama cenderung tidak maksimal, sebab Arema FC acap kali kecolongan gol krusial.
Hal serupa terlihat ketika Arema FC harus tumbang 3-1 melawan tuan rumah Borneo FC.
Pada pertandingan itu, Borneo FC sanggup mencetak gol pada menit ke-7 melalui Caxambu dan Villa pada menit ke-26 serta menit ke-42.
Lalu ketika melakoni partai tandang lainnya melawan Madura United, Arema FC harus kecolongan oleh gol Brandao pada menit ke-45+1.
Baca Juga: Manajemen Persib Bandung Tegaskan Menolak Segala Bentuk Rasisme
Marcos berharap upaya perbaikan mampu mendongkrak performa sekaligus mental pemain untuk menatap laga ke depan. Dia ingin pemain Arema FC tampil konsisten sejak awal hingga akhir pertandingan.
"Harus siap dan fokus untuk mengembalikan mental pemain sehingga mampu tampil lebih baik," ujar dia.
Sementara itu, Pemain Arema FC Julian Guevara menyampaikan hal serupa. Dia dan rekan-rekannya gagal tampil baik sehingga bisa langsung kebobolan dua gol.
Menurutnya, semua pemain harus bersama-sama bangkit dan melanjutkan perjuangan sehingga bisa membawa Arema FC menembus papan atas.
"Aku sebagai pemain senior punya tanggung jawab untuk itu. Kami (sebagai pemain) juga tahu bahwa ada masalah (performa) di tiga pertandingan," tutur pemain berkebangsaan Kolombia ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.
-
Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya
-
Fadly Alberto Siap Terima Sanksi Tegas dari Komite Disiplin PSSI
-
Cerita Legenda Barcelona di Jakarta: Blusukan ke Kota Tua, Terpesona Wayang dan Topeng
-
Persib Bandung Ditahan Dewa United, Ini Respon Santai Eliano Reijnders
-
Elkan Baggott dan 2 Pemain Abroad Lain yang Bisa Main di Liga Elite Eropa Musim Depan
-
Debut bersama Liverpool, Freddie Woodman Tidak Menyangka Langsung di Derbi Merseyside
-
Persib Kebobolan 4 Gol dalam 2 Laga, Ini Kata Bojan Hodak
-
Lamine Yamal Berhasil Samai Johan Cruyff
-
Superkomputer Prediksi Juara Liga Inggris Musim Ini, Arsenal atau Manchester City?