Suara.com - Chelsea akan memulai era baru musim depan. Setelah mendepak Graham Potter dari kursi pelatih dan berturut-turut dipimpin dua juru taktik interim Bruno Saltor dan Frank Lampard, The Blues dipastikan bakal dipimpin Mauricio Pochettino.
Bek Chelsea FC Reece James dan Ben Chilwell mengaku tidak sabar untuk segera dilatih mantan juru taktik Paris Saint-Germain (PSG) tersebut.
Pochettino baru ditunjuk Chelsea sebagai pelatih baru pada 29 Mei. Pelatih kelahiran 2 Maret 1972 itu itu dikontrak dua tahun.
“Saya tak sabar untuk bekerja dengannya (Pochettino). Semua orang mengatakan dia adalah manajer yang hebat dan mudah-mudahan musim depan kami dapat menemukan langkah kami lebih awal dan menjadi tim yang bagus dan kuat seperti yang kami tahu,” ucap James seperti dilansir laman resmi Chelsea, Rabu (7/6/2023).
Pochettino bukan kali pertama mengarsiteki klub English Premier League (EPL) atau Liga Inggris karena ia pernah melatih Southampton 1,5 tahun dan Tottenham Hotspur 5,5 tahun.
Adapun, sebelum terikat kontrak dengan The Blues, Pochettino terakhir kali melatih klub adalah Paris Saint-Germain (PSG). Bersama PSG, pelatih asal Argentina itu mempersembahkan tiga gelar yaitu Liga 1 Prancis (2021/2022), Piala Prancis (2020/2021), dan Piala Super Prancis (2020/2021).
Pada musim 2022/2023, performa Chelsea jauh dari ekspektasi. Dengan sederet pemain bintang yang didatangkan, klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu tidak mampu berbuat banyak dan hanya finis di posisi 12 dengan 44 poin, hasil dari 11 kemenangan, 11 imbang, dan 16 kekalahan.
Kedua bek asal Inggris itu berharap dengan kedatangan pelatih kepala yang mempunyai banyak pengalaman ini mampu membawa timnya lebih baik di musim depan.
"Tujuannya adalah untuk kembali ke tempat yang kita tahu seharusnya kita berada,” kata Chilwell.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Bantah akan Kembali ke Eropa, Ucap Janji Setia ke Al Nassr
“Kami memiliki pramusim besar yang akan datang yang kami semua nantikan, kami memiliki manajer baru yang datang dan terserah kami sebagai pemain untuk pergi ke sana dan memastikan musim depan bagus. untuk klub,” lanjut bek kiri 26 tahun itu.
“Saya sangat senang bekerja dengan Pochettino. Saya telah berbicara dengan beberapa pemain yang pernah bekerja dengannya sebelumnya dan mereka semua mengatakan hal-hal baik tentang dia dan menyoroti betapa dia adalah manajer yang baik,” kata Chilwell, demikian Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Sukses Bersama BRI, BRILink Agen Kursumawati Konsisten Layani Warga Sampai Menangkan Grand Prize
-
5 Varian Sheet Mask Becoming B5 dengan Kandungan Panthenol, Bikin Wajah Auto Glowing dan Kenyal
-
Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan
-
Sunscreen Matte Finish Cocok untuk Kulit Apa? Ini 3 Pilihan yang Banyak Dipuji Pengguna
-
Beli Properti Kini Lebih Mudah Berkat Skema Bunga Fleksibel BRI KPR Solusi
-
BRILink Agen Jadi Motor Literasi Keuangan, Kisah Inspiratif Kursumawati Bersama BRI
-
KPK Belum Tutup Pintu, Dugaan Keterlibatan Raja Juli di Kasus Kuansing Masih Didalami
-
Standar Ganda Idol K-Pop : Kenapa Idol Laki-Laki Lebih Mudah Dimaafkan?
-
Telkomsel Hadirkan Halo Optima, Nikmati Kuota Hingga 300 GB dan Beragam Hiburan Premium
-
Bukan Manja, Ini Alasan Anak Muda Terjebak Doom Spending