Suara.com - Elias Dolah secara resmi telah bergabung dengan Bali United untuk musim 2023/24. Ia diumumkan sebagai bagian dari tim dalam pertandingan Kualifikasi Playoff Liga Champions Asia melawan PSM Makassar pada Selasa (6/6).
Dengan kedatangan Elias Dolah, Bali United menambahkan nama pemain Thailand dalam daftar panjang pemain yang pernah bermain di Liga Indonesia.
Namun, ada fakta menarik yang menyertainya. Elias Dolah menjadi satu-satunya pemain di Liga Indonesia yang pernah meraih gelar juara Piala AFF. Prestasi ini berhasil diraihnya pada edisi Piala AFF 2020.
Keberadaan Elias Dolah sebagai pemegang gelar tersebut tidak terlepas dari peraturan baru yang diterapkan oleh PSSI. Aturan ini mengharuskan setiap tim Liga 1 menggunakan minimal satu pemain asing yang berasal dari Asia Tenggara.
Lantas, seperti apa perjalanan karier dari Elias Dolah? Berikut ulasan profilnya!
Profil Elias Dolah
Pemain dengan nama lengkap Elias Yusef Dolah ini merupakan pesepakbola berkebangsaan Thailand, namun ia lahir dan besar di Swedia.
Selain itu, Elias Dolah juga garis keturunan Malaysia dari sang ayah, Narathiwat, yang berdarah Thailand-Melayu.
Ia lahir di Kota Lund, Swedia, pada 24 April 1993. Karier sepak bolanya pun dimulai di Swedia dengan bergabung bersama klub lokal, Dalby GIF hingga bergabung ke Lunds BK.
Baca Juga: Ungkit Dibantai AFC Cup, Balasan Fans ke Pelatih Bali United Stefano Cugurra dan Muncul Teco Lovers?
Namun persaingan ketat di Swedia membuat Elias Dolah kesulitan mendapatkan tempat, Setelah dua musim membela Lunds BK, ia terlempar ke tim divisi empat Rosengard pada 2014.
Demi memulihkan asa dalam kariernya, Elias Dolah pulang ke Thailand sebagai negara asal ayahnya. Elias mengawali perjalanan dari tim Songkhla United dan kemudian gabung Port FC mulai tahun 2017.
Port FC lantas menjadi klub yang mengubah perjalanan karier Elias. Ia sukses membawa Port FC menjuarai Piala FA Thailand 2019.
Di tahun yang sama, Elias Dolah memutuskan membela Timnas Thailand. Hingga kini, ia punya catatan 6 caps dengan torehan satu gol yang dicetaknya di ajang Piala AFF 2020.
Pada ajang tersebut, Elias Dolah langsung berhasil memberikan gelar Piala AFF 2020 usai mengantarkan Thailand mengalahkan Timnas Indonesia di final.
Sejauh ini, Elias Dolah baru mencatatkan 6 caps buat tim Gajah Perang dengan torehan satu gol.
Kemudian setelah lima musim bermain di Port FC, Elias Dolah memutuskan hengkang dan menerima pinangan Bali United.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak