Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong membuat sejumlah perubahan dalam hal latihan jelang menghadapi Timnas Argentina. Shin Tae-yong sadar jika lawannya adalah bukan tim biasa, juara Piala Dunia 2022 Qatar.
Perubahan-perubahan latihan skuad garuda bahkan terlihat dimulai saat latihan mereka.
Hal itu diungkapkan sendiri oleh Shin Tae-yong. Dia tahu betul butuh keseriusan menghadapi Argentina.
Meski diakuinya tim Tango jauh di atas skuad Garuda secara kualitas.
"Dari sekarang kami ada perubahan dari latihan. Kami harus lebih fokus kalau gak ketutup pasti fokus menurun," kata Shin Tae-yong saat ditemui di sela latihan Timnas Indonesia, Kamis (15/6/2023).
Atmosfer berbeda terlihat saat Timnas Indonesia melakukan latihan menjelang pertandingan melawan Argentina pada Kamis (15/6/2023) sore. Penjagaan yang ketat terlihat dengan adanya pagar pinggir lapangan yang ditutupi kain hitam.
Timnas Indonesia melaksanakan latihan di Lapangan A, Senayan, Jakarta setelah baru saja bertanding melawan Palestina di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Rabu (14/6/2023), yang berakhir dengan skor 0-0.
Situasi di Lapangan A, tempat biasa Timnas Indonesia berlatih, terlihat berbeda kali ini.
Penjagaan yang ketat diberlakukan, dan orang-orang yang tidak memiliki kepentingan dilarang masuk.
Baca Juga: Satu Negara Kegocek Messi? Jurnalis Argentina: Leo Messi, Angel Di Maria, Nicolas Otamendi...
Bahkan dari kejauhan, tidak terlihat Asnawi Mangkualam dan rekan-rekannya.
Hal ini disebabkan oleh adanya pagar yang mengelilingi Lapangan A dan B yang ditutupi dengan kain hitam.
Petugas keamanan juga berjaga di setiap pintu Lapangan A dan B. Media yang ingin meliput juga harus menunjukkan identitas mereka.
Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, mengungkapkan bahwa penjagaan yang ketat ini adalah permintaannya.
Bahkan lapangan yang digunakan untuk latihan Timnas Indonesia pun ditutupi.
Hal ini dilakukan agar Asnawi Mangkualam dan rekan-rekannya dapat fokus dalam menjalani latihan, terutama mengingat mereka akan menghadapi tim kuat seperti Argentina.
"Untuk menutupi lapangan itu permintaan saya, PSSI membantu untuk menutupi lapangannya," kata Shin Tae-yong.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas