Suara.com - Persebaya catat sejumlah kelemahan pemainnya jelang Liga 1 Indonesia 2023-2024 bergulir. Hal itu dibeberkan Pelatih Persebaya Aji Santoso.
Dia mengevaluasi pertahanan timnya setelah beberapa kali melakukan pertandingan uji coba melawan klub lainnya jelang pelaksanaan Liga 1 Indonesia musim 2023/2024.
Aji mengatakan kemarin ada sedikit pemain belakang yang kurang cepat menutup pergerakan lawan.
"Kemudian saat satu lawan satu harus ada juga yang mengcover, hal itu yang saya perbaiki, karena itu yang paling mencolok," ujar Aji dalam keterangannya, di Surabaya, Senin.
Namun, dirinya menilai secara keseluruhan anak asuhnya sudah cukup baik dan siap untuk berlaga dalam kompetisi resmi.
Oleh karena itu, pada latihan yang dilakukan anak asuhnya pada Senin sore, pelatih asal Malang itu tetap menyisipkan taktik bermain bertahan dan penempatan.
"Latihannya sedikit recovery, tapi saya sisipkan latihan tactical bertahan dan position. Saya berharap saat kompetisi semua pemain dalam kondisi baik dan mengeluarkan segala kemampuan," kata pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro tersebut.
Menurut dia, kenapa semua pemain harus berusaha sebaik mungkin karena pertandingan pertama melawan Persis Solo itu sangat penting, sebagai langkah awal untuk melanjutkan pertandingan berikutnya.
"Bagaimana caranya, minimal kami harus dapat poin, syukur-syukur dapat poin tiga," tuturnya.
Baca Juga: Kalah dari Persebaya, Leonardo Medina Bakal Pakai Pendekatan Berbeda untuk Persis Solo di Liga 1
Meskipun pada pertandingan uji coba melawan Persis timnya menang, menurut dia, hal tersebut tidak bisa sebagai acuan hasil akhir pada kompetisi resmi.
"Tapi meskipun begitu, minimal kami sudah tahu gambarannya seperti apa," kata Aji.
Meskipun begitu, dirinya tetap waspada kepada para pemain klub yang berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut, terutama pemain asingnya.
"Pemain-pemain mereka cukup bagus semuanya, pemain asingnya juga berkualitas meskipun dalam uji coba kami menang, tapi harus lupakan itu, dan fokus pada pertandingan resmi," ujar pria kelahiran April 1970 tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
Aji Santoso Orbitkan Wonderkid Baru dari Persebaya Surabaya Youth, Bonek Sebut Aset Berharga, Penerus Marselino Ferdinan?
-
Kembali Lawan Persis Solo di Laga Perdana Liga 1, Bonek Tuntut Ini ke Pelatih Persebaya Aji Santoso
-
Jelang Laga Liga 1 Persis Solo vs Persebaya, Tim Bajul Ijo Apresiasi Sambutan Hangat Gibran Rakabuming
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
Kobbie Mainoo Menghilang, Manchester United Tumbang, Carrick Beri Penjelasan
-
Legenda Timnas Indonesia Puji Gol Akrobatik Pemain Garuda Muda ke Gawang Timor Leste
-
Aksi El Preman Justin Hubner di Belanda: Bela Pemain Timnas Indonesia, Labrak NAC Breda
-
Bantai Timor Leste 4-0, Kurniawan Dwi Yulianto Soroti Kelemahan Timnas Indonesia U-17
-
Presiden Meksiko Ungkap Alasan FIFA Tolak Iran Pindah Venue Piala Dunia 2026 ke Negaranya
-
Liverpool Vs PSG di Liga Champions, Alisson Becker Dikonfirmasi Masih Absen
-
Peluang Besar! Pemain Keturunan Aceh Berpotensi Tampil di Liga Champions
-
Jan Olde Riekerink Ungkap Kunci Tumbangkan Malut United di Ternate
-
Kurniawan Dwi Yulianto Puji Setinggi Langit Gol Salto Dava Yunna ke Gawang Timor Leste
-
3 Pemain Gacor di Pekan ke-27 BRI Super League, Satu Pemain Berpotensi Masuk ke Timnas Indonesia?