Suara.com - Dennis Wise, legenda Chelsea, resmi diberikan peran oleh PSSI untuk membantu pelatih Bima Sakti dalam proses seleksi pemain untuk Timnas Indonesia U-17 yang akan berpartisipasi dalam Piala Dunia U-17 2023. Dalam upaya mencari bibit-bibit unggul, Dennis Wise akan bekerja sama dengan Shin Tae-yong, Eks pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia.
Shin Tae-yong dan Dennis Wise akan bertugas secara bersama-sama dalam proses seleksi pemain.
Mereka berdua diharapkan menjadi pilar penting bagi Timnas Indonesia dalam mencari pemain-pemain potensial untuk berlaga di ajang Piala Dunia U-17 yang akan digelar di Indonesia.
Meskipun waktu yang tersedia terbatas, yaitu hingga bulan September, Shin Tae-yong dan Dennis Wise diharapkan mampu bekerja sama dengan baik dalam memilih pemain-pemain yang tepat.
Tantangan besar menanti mereka dalam mempersiapkan Timnas U-17 dalam waktu yang relatif singkat.
Shin Tae-yong dan Dennis Wise akan meluangkan waktu untuk melakukan tur ke 9-10 kota di Indonesia guna mencari bakat-bakat muda dan melaksanakan seleksi pemain.
Namun, untuk mempercepat proses tersebut, para pemain muda di Indonesia juga dapat mengirimkan video yang menunjukkan kemampuan dan permainan mereka kepada Shin Tae-yong dan Dennis Wise.
Tentu saja, terdapat mekanisme tertentu yang harus diikuti untuk mengirimkan video tersebut.
Aryta Sinulingga, salah satu Exco PSSI, menjelaskan bahwa seleksi pemain akan berlangsung hingga awal September.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Terluka, Kakinya Baret-baret Usai Latihan: Kerasnya Dunia!
Shin Tae-yong dan Dennis Wise, dengan pengalaman dan pengetahuan mereka, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar dalam proses seleksi ini.
Setelah melalui proses seleksi, para pemain yang dipilih oleh Shin Tae-yong dan Dennis Wise akan menjalani pelatihan dan uji coba di Eropa selama 1-2 bulan ke depan.
Uji coba ini sangat penting mengingat Timnas Indonesia U-17 kemungkinan akan berhadapan dengan tim-tim kuat dari Eropa, Asia, dan Afrika.
Indonesia telah dipastikan berada di Grup A sebagai tuan rumah dan akan berada di Pot 1 saat pengundian grup dilakukan pada bulan Agustus mendatang.
Pot 1 juga diisi oleh negara-negara kuat seperti Spanyol, Brasil, Meksiko, Perancis, dan Jerman.
Berada di Pot 1 memberikan keuntungan bagi Timnas U-17 Indonesia karena mereka tidak akan bermain melawan negara-negara kuat tersebut pada fase grup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib
-
Jude Bellingham Minim Bermain di Timnas Inggris, Ini Respon Arbeloa
-
Pulang Kampung, Kiper Persib Teja Paku Alam Targetkan Kemenangan atas Semen Padang
-
Pastikan Kondisi Bugar, Julio Cesar Siap Hadapi Semen Padang
-
Link Live Streaming PSS Sleman vs Persipal Palu: Peluang Super Elja Nyaman di Puncak
-
Laga Beda Misi, Ini Link Live Streaming Persiku Kudus vs Kendal Tornado FC
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persis Solo, Tontonan Duel Sengit di Parepare!
-
Penjelasan Resmi PSSI Soal Pemain Timnas Indonesia Bermasalah Paspor di Liga Belanda
-
Jangan Salah Paham! Ini Beda Skandal Dokumen Malaysia vs Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia
-
Bos Eredivisie Beberkan 2 Opsi Agar Pemain Timnas Indonesia Bisa Kembali Bermain di Belanda