Suara.com - Berikut empat mantan bintang Timnas Indonesia yang mengalami penurunan karier secara drastis hingga berstatus tanpa klub di tahun 2023 ini.
Pada umumnya, pemain berlabel Timnas Indonesia dianggap sebagai pemain yang punya kualitas di atas rata-rata pesepak bola kebanyakam
Karena dianggap punya kualitas di atas rata-rata, banyak pemain jebolan tim nasional menjadi incaran klub-klub di berbagai negara, termasuk di Indonesia.
Namun label jebolan tim nasional tak serta merta membuat seorang pemain bisa mempertahankan atau menyelamatkan kariernya di level teratas.
Sebab, setiap klub memilih menimbang sang pemain berdasarkan performanya ketimbang statusnya sebagai mantan pemain sebuah tim nasional.
Hal ini pun berlaku bagi para mantan pemain Timnas Indonesia yang kini harus menerima kenyataan berstatus tanpa klub karena performanya yang menurun drastis.
Tercatat ada empat mantan penggawa Timnas Indonesia yang kini harus berstatus tanpa klub karena tak dipertahankan klub lamanya ataupun tak kunjung mendapat tawaran.
Siapa saja pemain tersebut?
Irfan Bachdim merupakan mantan penggawa Timnas Indonesia yang bersinar di Piala AFF 2010 lalu. Bahkan pasca gelaran tersebut, ia sempat menjadi andalan skuad Garuda.
Di usianya yang sudah kepala tiga, performa Irfan Bachdim pun dianggap menurun, sehingga klub terakhirnya Persis Solo memilih untuk melepasnya.
Hingga Liga 1 2023/2024 ini telah bergulir, eks penggawa FC Utrecht itu pun belum memiliki klub baru untuk melanjutkan kariernya.
2. Osvaldo Haay
Osvaldo Haay merupakan pemain yang sempat digadang-gadang sebagai bintang Timnas Indonesia usai penampilan apiknya di SEA Games 2019.
Namun badai cedera membuat performanya mengalami penurunan. Terakhir ia tercatat membela Persija Jakarta sejak 2020 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan