Suara.com - Timnas Indonesia memiliki potensi untuk berhadapan dengan rival abadinya, Malaysia, di fase grup Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia akan berkompetisi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada bulan Oktober 2023.
Timnas Indonesia harus melalui putaran pertama karena peringkat mereka berada di luar 25 besar Asia yang merupakan syarat wakil Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) otomatis melaju ke putaran kedua.
Alhasil, skuad Garuda harus melakoni jalan lebih terjal sebelum bisa masuk ke fase grup babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Belum diketahui siapa nantinya lawan Timnas Indonesia di putaran pertama, mengingat drawing untuk tahapan ini akan digelar pada 27 Juli 2023 mendatang.
Diyakini Timnas Indonesia akan menang mudah dan melangkah ke fase grup atau babak kedua karena lawan-lawan yang dihadapi di babak pertama ini tergolong bukan negara besar.
Jika berhasil lolos ke fase grup atau babak kedua, Timnas Indonesia pun berpotensi bertemu dengan Timnas Malaysia yang merupakan rival abadinya.
Lantas, bagaimana peluang duel Timnas Indonesia vs Malaysia bisa terjadi di fase grup Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia?
Harus Menang di Putaran Pertama
Baca Juga: Kritik Timnas Indonesia, Saddil Ramdani Kena Semprot Eks Pelatih: Jago tapi Ego
Agar bisa bertemu Malaysia di fase grup, Timnas Indonesia pun harus terlebih dahulu meraih kemenangan di babak pertama dan memastikan lolos ke babak kedua.
Sebab, Malaysia tak perlu melakoni babak pertama karena berada di ranking ke-24 Asia saat ini, atau unggul atas Timnas Indonesia.
Karena ada di ranking ke-24 Asia, Malaysia pun langsung melaju ke babak kedua atau fase grup Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia bersama 26 tim lainnya.
Kemungkinan Timnas Indonesia bertemu Malaysia di fase grup pun terbuka lebar, sebab Drawing untuk babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia baru akan digelar selepas babak pertama usai.
Timnas Indonesia sendiri punya pengalaman bertemu Malaysia di ajang ini, yakni pada babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.
Pada babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia itu, Timnas Indonesia diasuh oleh Simon McMenemy dan tak bisa berbuat banyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan