Suara.com - PSSI hingga kini masih dalam misi pencarian Direktur Teknik Timnas Indonesia yang lowong usai ditinggal Indra Sjafri.
Publik kini mulai menerka-nerka siapa sosok kandidat yang layak untuk mengisi kursi kosong tersebut untuk turut mengembangkan skill para Kesebelasan Garuda.
Waketum PSSI Zainudin Amali kini memberikan bocoran terhadap sosok calon Direktur Teknik Timnas tersebut.
Amali berceletuk bahwa sosok tersebut bercirikan seorang yang telah menorehkan segudang prestasi. Amali juga membeberkan bahwa orang tersebut berkewarganegaraan Jerman.
“Pertama dia adalah yang punya rekam jejak dan kapabilitas, tapi yang hampir pasti dari Jerman,” ungkap Zainudin Amali saat ditemui di Jakarta International Stadium (JIS), Rabu (5/7/2023).
Politisi Partai Golongan Karya ini lebih lanjut mengungkap sosok tersebut berumur kurang lebih 60 tahun yang telah berkarier ketika mayoritas para fans sepak bola dalam negeri belum lahir.
"Mantan pemain bola terkenal, umurnya sekitar 60-an, kalian belum lahir," lanjut Amali.
Sontak, publik menduga-duga bahwa ada tiga kemungkinan yang bisa muncul yakni Joachim Low, Lothar Matthaus, dan Rudi Voller.
Mari simak profil ketiganya.
Joachim Low
Eks pelatih Timnas Jerman, Joachim Low turut masuk ke dalam daftar kandidat kuat Direktur Teknis Timnas Indonesia.
Pria yang melatih tim Der Panzer menjuarai beberapa turnamen kenamaan ini sebelumnya berkarier sebagai pemain. Ia memulai kariernya di lapangan hijau dengan berlaga bersama SC Freiburg pada 1978.
Setelah pindah berkala dari tim ke tim, Low gantung sepatu dan menjadi asisten pelatih Rolf Fringer di VfB Stuttgart sejak 1995 hingga 1996.
Kepiawaian Low melatih akhirnya berbuah ke dirinya didapuk menjadi asisten pelatih Timnas Jerman di bawah komando Jurgen Klinsmann sejak 2004 hingga 2006.
Prestasi Joachim Low antara membawa Jerman meraih tempat ketiga di Piala Dunia 2010, dan mencapai semifinal di Euro 2012.
Low juga pernah mengantarkan Der Panzer menjuarai Piala Dunia 2014.
Berita Terkait
-
Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17, Erick Thohir Minta Sudahi Polemik JIS: Kita Bisa, Jangan Gagal Terus!
-
Erick Thohir 'Malu' Sebut JIS Ikut Didaftarkan ke FIFA untuk Piala Dunia U-17 2023
-
Erick Thohir Sebut Polemik Politik JIS dan Anies Baswedan Sudah Clear, Kita Sudahi Perdebatan Ini!
-
PSSI Tetapkan Indra Sjafri Pelatih U-20 dan Asian Games
-
VAR Segera Menghiasi Liga 1, Erick Thohir Desak Wasit Indonesia Tingkatkan Kualitas
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan