Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan mengajukan delapan stadion kepada FIFA untuk menjadi venue Piala Dunia U-17 2023. Enam dari delapan venue tersebut merupakan stadion yang tadinya bakal digunakan untuk Piala Dunia U-20 jika jadi berlangsung di Indonesia.
Keenam stadion tersebut adalah Gelora Bung Karno (Jakarta), Gelora Sriwijaya (Palembang), Manahan (Solo), Si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung), Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Kapten I Wayan Dipta.
"Memang 'kan kita sudah ada enam lapangan yang sudah lolos kualifikasi yang sebelumnya (Piala Dunia U-20). Ya kita tambahkan dua lagi," kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (7/7/2023).
Meski demikian Erick Thohir tidak mau atau malu menyebutkan nama Jakarta International Stadium (JIS) sebagai stadion tambahan yang bakal diajukan ke FIFA. Menteri BUMN itu hanya memberikan kode satu di antaranya berada di dekat Jakarta.
"Kita sudah tahu yang mana ditambahkan nggak usah ditanya lah, sudah ada dua kan, salah satunya sudah tahu," katanya.
"Yang satunya yang pasti dekat-dekat Jakarta, dekat kita lah. kan ada beberapa lapangan yang dekat Jakarta juga," sambung menteri BUMN tersebut.
PSSI kata Erick, tidak dapat menentukan stadion yang akan dipakai. Ia menyebut FIFA akan ke Indonesia melakukan inspeksi.
"FIFA akan datang ke Indonesia yang masih ditunggu jawabannya untuk kembali seleksi lapangan yang diajukan. Kami memprioritaskan lapangan yang lolos untuk kejuaraan sebelumnya (Piala Dunia U-20)," ia menambahkan.
Meski belum mengetahui kapan FIFA akan datang ke Indonesia, Erick menyebut persiapan harus segera dilakukan karena Piala Dunia U-17 2023 akan berlangsung mulai 10 November mendatang.
Baca Juga: Link Live Streaming Arema FC vs Persib Bandung BRI Liga 1 Segera Berlangsung
"Tetapi tentu yang saya sampaikan kepada rekan-rekan media bahwa kondisi lapangan yang sudah lolos sebelumnya tentu berbeda dengan hari ini. Nah itu yang kita nanti berikan kepada FIFA," pungkas mantan presiden Inter Milan itu.
Berita Terkait
-
VAR Segera Menghiasi Liga 1, Erick Thohir Desak Wasit Indonesia Tingkatkan Kualitas
-
PSSI Ajukan Delapan Stadion ke FIFA untuk Piala Dunia U-17 2023, Ini Daftarnya
-
Demokrat Duga Ada Sutradara di Balik Polemik JIS, Tujuannya untuk Jatuhkan Anies
-
Kondisi Terkini Rumput JIS: Ada Tanaman yang Tak Seharusnya Tumbuh di Lapangan
-
PSSI Ungkap Ada Tanaman yang Tak Seharusnya Tumbuh di Lapangan JIS, Apa Itu?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan