Suara.com - FC Midtjylland, klub kasta tertinggi Liga Denmark, telah resmi merekrut penyerang muda berbakat asal Korea Selatan, Cho Gue-sung. Pemain berusia 25 tahun ini telah menunjukkan potensinya sebagai salah satu penyerang terbaik di Negeri Ginseng.
Minat FC Midtjylland terhadap Cho Gue-sung sangatlah wajar. Pada musim lalu, ia berhasil menjadi pencetak gol terbanyak di K League dengan torehan 17 gol.
Selain itu, ia juga menunjukkan performa yang gemilang bersama Timnas Korea Selatan dalam Piala Dunia 2022. Saat itu, Cho mencetak dua gol melawan Ghana dalam pertandingan penyisihan grup.
Prestasi tersebut menjadikan Cho sebagai pemain Korea Selatan pertama yang mencetak dua gol dalam pertandingan Piala Dunia.
Sebenarnya, Cho sudah diminati oleh banyak klub pada awal tahun 2023. Namun, ia diminta untuk tidak pindah klub pada jendela transfer Januari dan tetap bermain di Korea Selatan hingga awal musim K League 2023.
Lalu, mengapa Cho Gue-sung memilih FC Midtjylland dibandingkan tawaran-tawaran lain yang diterimanya? Berikut ini profil klub tersebut.
Profil FC Midtjylland
FC Midtjylland merupakan klub sepak bola profesional yang berbasis di Herning dan Ikast, Denmark. Klub ini terbentuk melalui merger dua klub sebelumnya, yaitu Ikast FC dan Herning Fremad.
Sejarah FC Midtjylland dimulai ketika Johnny Rune, seorang tukang kayu dan pemilik bisnis swasta di industri pemasok kayu, serta Steen Hessel, seorang dealer resmi pabrikan Mercedes-Benz, ingin menggabungkan dua klub sepak bola, Ikast FC (didirikan pada 1935) dan Herning Fremad (didirikan pada 1918). Meskipun kedua klub ini merupakan rival sengit selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Sempat Dibanggakan-banggakan Malaysia, Pemain Ini Malah Dibuang Klub Korsel
Pada tanggal 6 April 1999, merger antara kedua klub tersebut resmi terjadi. Setahun setelah merger, FC Midtjylland berhasil promosi ke Danish Superliga, kompetisi kasta tertinggi di Denmark.
Capaian tersebut diraih setelah FC Midtjylland menjadi juara Divisi Utama Liga Denmark dengan poin tertinggi dalam sejarah kompetisi kasta kedua.
Pada bulan Juli 2014, Matthew Benham, pemilik klub Liga Inggris, Brentford, menjadi pemilik mayoritas saham FC Midtjylland melalui perusahaan FCM Holding.
Tidak lama setelah itu, FC Midtjylland berhasil meraih gelar Danish Football Championship untuk pertama kalinya pada musim 2014-2015. Klub ini juga pernah menjadi juara pada edisi 2017-2018 dan 2019-2020.
Dengan merekrut Cho Gue-sung, FC Midtjylland berharap dapat menguatkan lini serang mereka dan meraih kesuksesan di kompetisi Liga Denmark. Para pendukung klub ini akan menyambut kedatangan pemain muda berbakat ini dengan antusias.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
APBN Biayai Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Selama Dua Tahun
-
Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa
-
Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok
-
Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?
-
Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan
-
Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI