Suara.com - Ketika menyambut musim baru BRI Liga 1 2023/2024, deretan pemain asal benua Afrika kembali menjadi sorotan klub-klub Indonesia. Para pemain ini telah membuktikan kemampuan mereka dan meraih kesuksesan di Tanah Air.
Meskipun pemain dari Amerika Selatan, terutama Brasil, selama ini mendominasi perburuan pemain asing di Indonesia, namun pemain-pemain dari Afrika juga menjadi incaran para klub.
Bukan hanya sekadar tren sesaat, tetapi klub-klub Indonesia telah lama memboyong pemain-pemain berbakat dari benua hitam ini. Bahkan hingga saat ini, kehadiran pemain asal Afrika masih diandalkan dalam kompetisi Liga 1 musim 2023/2024.
Berikut ini adalah lima pemain top asal Afrika yang bermain di Liga 1 2023/2024 dan telah membawa dampak positif bagi klub yang mereka bela:
1. Yuran Fernandes (PSM Makassar)
Yuran Fernandes, seorang bek asal Tanjung Verde, benua Afrika, telah membuktikan kualitasnya sebagai pemain kunci di PSM Makassar. Kedatangannya pada tahun 2022 telah berdampak besar bagi klub ini.
PSM Makassar berhasil mencapai final Piala AFC 2022 zona Asia Tenggara dan meraih gelar juara Liga 1 2022/2023. Yuran Fernandes merupakan salah satu pemain asal Afrika yang telah mencatatkan namanya dalam sejarah keberhasilan klub di Indonesia.
2. Privat Mbarga (Bali United)
Privat Mbarga, pemain asal Kamerun, adalah sosok yang tak bisa diabaikan di Bali United. Pada Desember 2021, ia bergabung dari klub Kamboja, Svay Rieng, dan sejak saat itu, karier Mbarga di Bali United telah mengalami lonjakan positif.
Baca Juga: Hampir 80%, Pengganti Luis Milla di Persib Bandung Mengarah ke Pelatih Asing? Ini Alasannya
Kedatangannya memberikan kontribusi signifikan dalam keberhasilan Bali United meraih kesuksesan di Liga 1 2021/2022 dan performa tim ini tetap impresif hingga saat ini.
3. Makan Konate (Barito Putera)
Makan Konate adalah salah satu pemain asal Afrika yang telah lama berkarier di Indonesia. Ia dianggap sebagai salah satu pemain benua hitam tersukses di Tanah Air.
Konate telah mencatatkan prestasi gemilang dengan membawa Persib Bandung meraih gelar juara di Liga Indonesia atau Divisi Utama, serta berhasil menjuarai Piala Presiden bersama Arema FC. Kehadirannya di lapangan selalu memberikan pengaruh positif bagi klub-klub Indonesia yang pernah dibelanya.
4. Moussa Sidibe (Persis Solo)
Kejutan datang dari Persis Solo pada Liga 1 2023/2024 ketika klub ini berhasil merekrut pemain asal Afrika, Moussa Sidibe, yang berasal dari Mali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?