Suara.com - Pelatih Manchester United, Erik ten Hag memuji kualitas barisan youngster alias pemain-pemain muda timnya seusai laga pramusim melawan Arsenal di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (23/7) pagi WIB.
Laga pramusim United itu diakhiri dengan kemenangan 2-0 melalui gol Bruno Fernandes pada menit ke-30 dan Jadon Sancho pada menit ke-37.
Pada laga itu, ada dua pemain muda United di bawah 20 tahun yang dimainkan yaitu Kobbie Mainoo (18) dan Omari Forson (19).
“Ini luar biasa. Manchester United terkenal selalu membesarkan pemain muda dan itu bisa dilakukan. Tapi kita harus melihat perkembangannya,” kata Ten Hag, dilansir dari laman resmi klub, Minggu.
The Red Devils telah tampil dua kali pada laga pramusim sebelum melawan Arsenal yaitu melawan Leeds United pada 12 Juli dengan kemenangan 2-0 dan melawan Olympique Lyon pada 19 Juli dengan kemenangan 1-0.
Pada dua laga itu, banyak pemain muda Setan Merah yang unjuk gigi selain Mainoo dan Forson, di antaranya Alvaro Fernandez (20), Matej Kovar (23), Isak Hansen-Aaroen (18), Marc Jurado (19), Noam Emeran (20), Shola Shoretire (19), Joe Hugill (19), Rhys Benner (19), Charlie Savage (20), Daniel Gore (18), dan Will Fish (20).
Tak sekadar tampil, pemain-pemain muda United juga mencetak gol dan assist. Emeran dan Hugill mencatatkan namanya di papan skor saat melawan Leeds. Lalu, Gore memberikan assist penting untuk kemenangan timnya melawan Lyon melalui gol yang dicetak Donn van de Beek.
“Ada lebih banyak pemain muda bersama kami sekarang dan mereka semua melakukannya dengan sangat baik,” kata Ten Hag.
Pelatih asal Belanda itu lalu menyanjung secara khusus penampilan Mainoo yang pada laga melawan The Gooners tampil pada 45 menit pertama dan berduet dengan Mason Mount. Pemain muda asal Inggris itu juga tampil sejak menit awal saat timnya melawan Leeds dan Lyon.
Baca Juga: Hasil Chelsea vs Brighton di Laga Pramusim: The Blues Menang 4-3
“Kami memiliki kepercayaan diri, dia (Mainoo) bermain dengan percaya diri dan saya sangat menyukai penampilannya,” puji Ten Hag.
Lebih lanjut, mantan pelatih Ajax Amsterdam itu cukup optimistis skuad muda timnya dapat membantu kiprah tim utama di Liga Inggris.
Meski begitu, ia masih harus melihat perkembangan bakat-bakat muda yang dimiliki tim karena level pemain dapat berlaga di Liga Inggris sangat tinggi.
“Kita harus melihat. Liga Premier itu sulit tetapi, tentu saja, Anda dapat melihat kami memiliki beberapa pemain muda yang sangat bagus yang dapat memainkan peran dalam skuad. Tapi standarnya tinggi,” ucap Ten Hag.
Berita Terkait
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Real Madrid Jadikan Enzo Fernandez Target Utama, Chelsea Pasang Harga Selangit
-
Piala Dunia 2026 Sedang Panas, Ryan Giggs Pilih Basah-basahan dengan Wanita Muda
-
Roy Keane di Balik Layar: Keluarga Tertutup dan Menantu Kontroversial
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia