Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll memberi penilaian terhadap legiun asing timnya. Salah satu yang ia yakini adalah performa Maciej Gajos yang sebentar lagi akan gacor.
Maciej Gajos adalah pemain asing yang bisa dibilang telat bergabung dengan Persija. Oleh karena itu, ia baru tampil dalam dua laga bersama Macan Kemayoran, ketika bersua Bhayangkara FC (4-1) dan Persita Tangerang (0-1).
Itu pun Gajos tak tampil penuh 90 menit. Thomas Doll selalu menariknya keluar pemain asal Polandia itu setelah babak pertama rampung.
Thomas Doll menerangkan, Gajos masih butuh waktu adaptasi. Ia yakin adaptasinya akan berjalan baik mengingat eks kapten Lechia Gdansk itu kenyang pengalaman.
“Dia (Maciej Gajos) dalah gelandang yang suka bermain menyerang. Tapi dia butuh waktu untuk mengenali semuanya di sini," kata Thomas Doll dilansir dari laman klub, Selasa (25/7/2023).
"Maciej (Gajos) sudah dua kali berlaga, namun saya harus terus memantaunya bagaimana reaksi dia di setiap sesi latihan. Tapi saya yakin pasti dia bisa melewatinya dengan baik,” sambung Thomas Doll.
Sekadar informasi, ini kali pertama bagi Gajos merumput di Indonesia. Oleh sebab itu, adaptasi yang dilakukun sedikit akan menyulitkan.
Doll yakin pada saatnya nanti, Persija akan gacor. Kini, hanya butuh sedikit waktu menyatukan permainan tim.
“Jadi saya tekankan bahwa tim ini membutuhkan sedikit waktu lagi untuk benar-benar bisa bersatu menjadi tim yang solid. Kami benar-benar berusaha keras untuk hal itu,” pungkas Thomas Doll.
Baca Juga: Dewa United Puncaki Klasemen BRI Liga 1, Jan Olde Riekerink Enggan Jemawa
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan