Suara.com - Kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia, Liga 2 2023-2024 akan segera bergulir dengan diikuti 28 klub peserta.
Jelang kick-off yang direncanakan berlangsung pada September mendatang, tak ada salahnya kita menengok keunikan dari klub-klub peserta.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah kehadiran deretan kontestan yang selama beberapa tahun belakangan belum pernah merasakan promosi ke Liga 1 sejak tahun 2017.
Meskipun para kontestan Liga 2 menaruh target tinggi untuk promosi ke Liga 1, namun usaha mayoritas dari mereka kerap tak berhasil.
Beberapa klub bahkan telah dicap sebagai tim yang betah berada di Liga 2 karena seringnya mereka gagal mendapatkan status promosi.
Berikut Klub Liga 2 yang Tak Pernah Promosi Sejak 2017
1. Perserang Serang
Di musim 2017, Perserang mampu finish di peringkat ketiga klasemen akhir Liga 2 dengan raihan 24 poin.
Namun, di musim selanjutnya, prestasi mereka malah lebih buruk. Perserang finis di urutan kedelapan Liga 2 2018 dengan koleksi 31 poin, sebelum finis keenam di musim 2019.
Baca Juga: Liga 2 Adopsi Aturan Liga 1 Soal Kehadiran Suporter Tim Tamu, Apa Itu?
Sebelum kompetisi pada musim 2020 dihentikan karena pandemi Covid-19 dan baru digelar pada 2021, Perserang finish di peringkat keempat dengan 10 poin.
2. PSBS Biak
Memulai musim Liga 2 2017, PSBS Biak mampu finish di posisi kedua klasemen Grup 8 dengan mengumpulkan 18 poin.
Berlanjut pada musim 2018, mereka yang tergabung di Grup Timur finish di peringkat kesembilan dengan mengumpulkan 26 poin.
Berlanjut di Liga 2 2019, PSBS Biak yang masih tergabung di Grup Timur, finish di peringkat sembilan dengan mengumpulkan 24 poin.
Sementara di musim 2020 tidak digelar dan baru bergulir pada 2021, PSBS Biak berada di Grup D dan nyaris terdegradasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Link Live Streaming Republik Ceko vs Afrika Selatan: Laga Panas Buru Kemenangan Perdana!
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Erling Haaland Hampir Susul Lionel Messi
-
Cristiano Ronaldo di Portugal: Dari Superstar, Kini Masalah Besar?
-
Harry Kane Bongkar Kalimat Sakral Thomas Tuchel Kalahkan Kroasia
-
3 Fakta Menarik Jelang Swiss vs Bosnia di Piala Dunia 2026
-
Roberto Martinez Soroti Serangan Portugal, Mulai Frustasi dengan Ronaldo Sentris?
-
Kontroversi Ancang-ancang Penalti, Harry Kane Sukses 'Akali' Aturan FIFA?
-
Rekap Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026 Kamis 18 Juni: Ronaldo Mandul, Sejarah Baru Uzbekistan
-
Ronaldo Mandul, Roberto Martinez: Gak Masuk Akal Keluarkan Pencetak Gol Terbaik di Dunia
-
Legenda Real Madrid Raul Gonzales Buka Peluang Latih Timnas Indonesia: Kenapa Tidak?