- Inter Milan resmi menjuarai Liga Italia usai mengalahkan Parma 2-0 di Stadion Giuseppe Meazza pada Minggu, 3 Mei 2026.
- Kemenangan Inter dihasilkan melalui gol Marcus Thuram dan Henrikh Mkhitaryan yang memastikan keunggulan tim di puncak klasemen liga.
- Hasil pertandingan tersebut membuat Inter mengoleksi 82 poin dan tidak terkejar oleh Napoli meski kompetisi menyisakan tiga laga.
Suara.com - Inter Milan sukses mengunci gelar Liga Italia usai mengalahkan Parma dengan skor 2-0 pada pekan ke-35 di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu (3/5/2026) waktu setempat.
Dua gol kemenangan Nerazzurri dicetak oleh Marcus Thuram dan Henrikh Mkhitaryan.
Tambahan tiga poin ini membuat Inter kukuh di puncak klasemen dengan koleksi 82 poin dari 35 pertandingan. Raihan tersebut sudah tidak mungkin dikejar oleh Napoli yang berada di posisi kedua, meski kompetisi masih menyisakan tiga laga.
Sementara itu, hasil negatif membuat Parma tetap berada di peringkat ke-12 dengan 42 poin dari 35 pertandingan, unggul 14 angka dari zona degradasi.
Parma sejatinya lebih dulu menciptakan peluang melalui sundulan Enrico Delprato, tetapi bola masih melayang tipis di atas mistar.
Inter kemudian merespons lewat peluang sundulan Denzel Dumfries, namun arah bola belum menemui sasaran.
Tim tuan rumah akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-45+1. Marcus Thuram mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan dari Piotr Zielinski, sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Memasuki babak kedua, Inter tetap tampil dominan dan terus menekan pertahanan Parma, meski sejumlah peluang belum mampu dikonversi menjadi gol tambahan.
Dumfries kembali memperoleh kesempatan, tetapi tendangannya masih melambung di atas gawang.
Baca Juga: Inter Milan di Ambang Scudetto! Nerazzurri Bisa Kunci Gelar Juara Serie A Pekan Depan
Inter akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-80. Umpan dari Lautaro Martinez berhasil diselesaikan dengan baik oleh Henrikh Mkhitaryan untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Di sisa waktu pertandingan, Inter terus melancarkan serangan, namun tidak ada gol tambahan tercipta hingga laga berakhir dengan skor tetap 2-0.
(Antara)
Berita Terkait
-
Inter Milan di Ambang Scudetto! Nerazzurri Bisa Kunci Gelar Juara Serie A Pekan Depan
-
Nilai Emil Audero Jadi Kiper Terbaik Serie A Meski Cremonese Tumbang Telak dari Napoli
-
Klasemen Liga Italia: Inter Milan Masih Teratas, Persaingan Degradasi Sengit
-
Jay Idzes Dapat 'Trofi' usai Sassuolo Ditahan Fiorentina, Apa Itu?
-
AC Milan vs Juventus Berakhir Antiklimaks, Drama VAR Gagalkan Kemenangan Bianconeri
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Shin Tae-yong Kasih Kode Tipe Pemain-pemain yang Bakal Dicoret dari Persija
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Bintang Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara Direkrut Klub Liga Polandia
-
Sisi Gelap Piala Dunia 2026, NYPD Siaga Hadapi Lonjakan Perdagangan Seks
-
Link Live Streaming Republik Ceko vs Afrika Selatan: Laga Panas Buru Kemenangan Perdana!
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Erling Haaland Hampir Susul Lionel Messi
-
Cristiano Ronaldo di Portugal: Dari Superstar, Kini Masalah Besar?
-
Harry Kane Bongkar Kalimat Sakral Thomas Tuchel Kalahkan Kroasia
-
3 Fakta Menarik Jelang Swiss vs Bosnia di Piala Dunia 2026
-
Roberto Martinez Soroti Serangan Portugal, Mulai Frustasi dengan Ronaldo Sentris?