Suara.com - Pemain timnas Malaysia, Kogileswaran Raj mengakui bahwa berkarier di Korea Selatan sangat berat. Maka dari itu, ia baru-baru ini pulang kampung dan meninggalkan klubnya Cheongju FC.
Kogileswaran Raj direkrut oleh Chengjou FC pada Februari 2023. Namun, kariernya tidak bertahan lama karena ia hanya enam bulan di sana dan memilih pulang kampung ke Malaysia.
Dilaporkan kontrak Kogileswaran ini habis pada 3 Juli 2023 dan Cheongju FC tidak memperpanjangnya. Alasannya pemain berusia 24 tahun itu gagal bersaing di tim utama.
Belum lama ini, penggawa Harimau Malaya curhat rasanya berkarier di Negeri Gingseng. Menurutnya latihan klub-klub di sana sangat berat.
"Yang mereka tekankan dalam latihan adalah tidak ada permainan. Artinya, Anda tidak bisa bermain sembarangan. Semua pemain harus memberikan komitmen 100%," ujarnya dikutip dari Makanbola.
"Latihannya, intensitasnya sangat-sangat tinggi. Meskipun pelatihan, saya tidak pernah dilatih seperti itu. Ketika saya berada di tim nasional dengan Pelatih Kim (Pan-gon), kami bisa mencari intensitas latihan seperti itu," sambungnya.
Pemain yang akrab disapa Kogi menyebut pola latihan sedemikian rupa sempat menjadi tantangannya untuk beradaptasi di Korea.
"Di sana, setiap sesi tidak peduli seberapa lelah atau setelah permainan, semua pemain akan melakukannya. Dan itu sangat, sangat sulit bagi saya, tetapi saya telah beradaptasi dengan baik," tambahnya.
Melihat Kogileswaran yang memutuskan pulang kampung, artinya Asnawi Mangkualam punya mental lebih kuat Nyatanya kapten timnas Indonesia masih betah di Korea Selatan.
Asnawi Mangkualam mulai berkarier ke Liga Korea Selatan pada tahun 2021 saat direkrut Ansan Greeners. Di musim ketiganya, eks PSM Makassar kini pindah ke Jeonnam Dragons.
Berita Terkait
-
Bek Timnas Malaysia Tegaskan BRI Liga 1 Indonesia yang Terbaik, Ini Alasannya
-
Striker Malaysia Curhat Kerasnya Cara Latihan di Klub Korea Selatan, Pantas Tak Betah
-
3 Bintang Muda Timnas Malaysia U-23 yang Absen di Piala AFF U-23 2023
-
5 Hal Penting dari Fergus Tierney, Pesepak Bola Keturunan Skotlandia Bakal Bela Timnas Malaysia U-23 di Piala AFF U-23
-
Timnas Malaysia Merana, Ditinggal 2 Lawannya Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Heboh! Shakira Kepergok Dicium Pria Misterius Saat Nonton Argentina vs Austria, Siapa Dia?
-
Rekor Gol ke-17 Lionel Messi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, Peter Schmeichel: Tak Sah!
-
Lionel Messi Cetak Sejarah di Piala Dunia, Antonela Roccuzzo: Aku Mencintaimu
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
-
Puji Harry Kane, Declan Rice: Ketajamannya di Piala Dunia Tak Terelakkan!
-
Klasemen Sementara Peringkat Ketiga Terbaik Piala Dunia 2026: Belgia Terancam, Portugal Belum Aman
-
Fakta Menarik Norwegia vs Senegal: Dari Rekor Erling Haaland hingga Sejarah Gol Marcus Pedersen
-
Batal ke Super League? Gelandang Keturunan Maluku Lebih Dekat ke Kasta Teratas Belgia
-
Ketajaman Erling Haaland Menghancurkan Senegal Sekaligus Mengukir Rekor Piala Dunia 2026
-
Aljazair Comeback Kalahkan Yordania 2-1 dan Jaga Asa Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026