Suara.com - Pertandingan sepak bola seringkali diwarnai oleh berbagai gimmick yang bertujuan untuk membuat suasana pertandingan lebih menarik.
Namun, seringkali terjadi bahwa pemain yang bersikap sombong dan melakukan aksi provokasi justru mengalami karma di mana timnya berbalik kalah meski sempat memimpin.
Setidaknya, ada beberapa peristiwa psywar atau perang urat syaraf dalam laga sepak bola yang justru membuat pelakunya mengalami nasib buruk hingga menjadi bahan olok-olok oleh netizen.
Berikut Suara.com menyajikan tiga pesepak bola yang justru bernasib pahit karena kena comeback setelah bersikap sombong.
Yuran Fernandes menjadi pesepak bola yang bernasib apes pada pekan kedelapan Liga 1 2023/2024. Sebab, kesombongannya justru dibalas karma pada saat PSM Makassar kalah 2-3 dari Bali United.
Dia sempat melakukan beberapa aksi psywar. Salah satunya ketika meneriaki kiper Bali United saat timnya unggul 2-1 lewat gol Yance Sayuri. Yuran juga mengejek Ilija Spasojevic ketika beradu lari.
Dalam momen ini, bek berusia 28 tahun itu berlari seperti Antonio Rudiger. Namun, dia justru harus gigit jari karena akhirnya PSM kalah 2-3 dari Bali United. Dia pun hanya bisa tersenyum ketika diejek balik striker asing Bali United, Jefferson Assis.
2. Antonio Rudiger
Salah satu momen menarik yang tersaji pada gelaran Piala Dunia 2022 ialah ketika bek Timnas Jerman, Antonio Rudiger, terkena karma setelah mengejek gaya lari pemain asal Jepang, Takuma Asano.
Saat kedua pemain ini beradu lari untuk mengejar bola, Antonio Rudiger justru berlari dengan gaya berjingkrak-jingkrak sembari cengar-cengir. Dia dianggap mengejek Asano yang kalah kecepatan.
Namun, nyatanya nasib buruk justru menimpa Rudiger. Timnas Jerman harus kalah 1-2 dari Jepang. Yang paling menyakitkan lagi, gol kemenangan Jepang dicetak oleh Asano pada menit ke-83.
3. Songchai Thongcham
Kemudian, nasib apes lainnya juga dialami oleh bek Timnas Thailand U-22, Songchai Thongcham, pada SEA Games 2023. Saat itu, dia berpesan untuk suporter Indonesia agar tak datang di laga final.
Sebab, dia sudah merasa yakin bahwa Thailand akan menggulung Indonesia di final SEA Games 2023. Namun, kesombongan ini justru berbalik. Dirinya harus mengakui keunggulan skuad Garuda Muda.
Ketika itu, Songchai Thongcham juga menjadi penyebab kekalahan Thailand. Sebab, dia melakukan blunder yang membuat Indonesia unggul 3-2 lewat gol Irfan Jauhari, dan akhirnya menutup kemenangan dengan skor 5-2.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik