Suara.com - Bek asing PSM Makassar, Yuran Fernandes, memperlihatkan gestur yang mencuri perhatian seusai timnya terkena aksi comeback Bali United pada lanjutan kompetisi Liga 1 2023/2024.
Dalam duel yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, GIanyar, Jumat (11/8/2023) itu, Yuran Fernandes memang terlihat melakukan tepuk tangan di hadapan striker asing Bali United, Jefferson Assis.
Gestur ini dilakukan oleh Yuran Fernandes seusai tim tuan rumah berhasil mencetak gol ketiganya lewat tandukan Ilija Spasojevic yang memaksimalkan umpan M Rahmat untuk berbalik unggul dengan skor 3-2.
Seusai mencetak gol, Spaso memang sudah berlari untuk melakukan selebrasi. Namun, Jefferson Assis justru memilih merayakan gol tersebut dengan mengangkat kedua tangannya di hadapan Yuran.
Melihat aksi tersebut, Yuran hanya meresponsnya dengan bertepuk tangan. Bek asing PSM Makassar ini juga tampak tersenyum ketika mendapatkan serangan balasan dari lawannya tersebut.
Duel antara Juku Eja melawan Serdadu Tridatu memang berlangsung ketat. Kedua tim sempat terlibat aksi saling balas gol sepanjang pertandingan. Yuran juga jadi aktor penting dalam panasnya rivalitas antara kedua tim.
Sebab, saat PSM mencetak gol pertama lewat assist-nya kepada Rizky Eka Pratama, Yuran terlihat sombong. Pemain asal Cape Verde itu juga berteriak di depan kiper Bali United, Adilson Maringa, seusai Yance Sayuri mencetak gol kedua Juku Eja.
Tak hanya itu saja, dalam momen menjelang pertandingan berakhir, bek berusia 28 tahun ini juga sempat memperlihatkan gestur lari seperti yang dilakukan Antonio Rudiger di Piala Dunia 2022.
Momen itu terjadi ketika dia beradu sprint dengan penyerang naturalisasi Bali United, Ilija Spasojevic. Gestur lari ala Rudiger ini dilakukan Yuran karena sudah melihat Spaso tak akan bisa mengejar bola tersebut.
Baca Juga: 3 Fakta Kemenangan Bali United atas PSM Makassar di Pekan ke-8 BRI Liga 1 2023-2024
Sayangnya, aksi perang urat syarat yang menjadi bumbu-bumbu pada pertandingan ini justru menyajikan nasib pahit bagi bek andalan PSM Makassar itu. Di akhir laga, dia harus terkena comeback dramatis karena kalah dengan skor tipis 2-3.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan