Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir meminta pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti untuk segera memiliki skuad definitif pada akhir Agustus ini, dalam rangka persiapan menuju Piala Dunia U-17 2023.
Erick Thohir mengunjungi training camp (TC) alias pemusatan latihan Timnas Indonesia U-17 di Lapangan A Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (16/8).
Dalam kunjungannya tersebut, Erick menemui para pemain hasil seleksi di 12 kota serta staf kepelatihan Timnas U-17.
"Jadi saya sudah minta coach Bima, minggu ketiga atau keempat dari Agustus sudah ada tim yang benar-benar akan berangkat ke (TC) Jerman," ujar Erick seperti dimuat Antara, Rabu (16/8).
Timnas Indonesia U-17 akan melakukan pemusatan latihan di Jerman pada September dan Oktober mendatang. Di sana mereka akan melakukan sejumlah pertandingan uji coba dengan tim-tim lokal.
Sepulang pemusatan latihan di Jerman, Erick meminta agar Timnas U-17 melakukan adaptasi di Bali. Hal itu dilakukan untuk memudahkan para pemain kembali beradaptasi dengan cuaca di Indonesia.
"Pulang dari Jerman saya minta 10 hari, karena saya sudah cek tim-tim (peserta Piala Dunia U-17 2023) lain sudah mulai latihan di Bali. Ada Kanada, Amerika, mereka juga memberikan 10 hari," ujar Erick yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu.
Selain mengenai Timnas U-17, Erick juga menyampaikan informasi terkini mengenai persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 Indonesia pada November mendatang.
Salah satu hal akan ditambahkan adalah penggunaan lapangan Soemantri Brojonegoro dan lapangan Banteng di Jakarta sebagai venue latihan bagi negara-negara peserta.
Baca Juga: Thomas Doll Wajib Simak, Tanpa Rasa Cinta, Pelatih Asing Sulit Bekerja di Indonesia Musim Depan!
Selain di Jakarta, lapangan latihan tambahan juga akan diberikan di Kota Bandung. Kedua lapangan latihan tersebut kata Erick terdapat di daerah Arcamanik dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kompetisi Piala Dunia U-17 2023 akan berlangsung di Jakarta pada 10 November sampai 2 Desember mendatang. Turnamen itu akan diikuti oleh sejumlah negara besar seperti juara bertahan Brasil, Jerman, Argentina, Spanyol, dan Jepang.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang