Suara.com - Liga Arab Saudi, yang juga dikenal sebagai Saudi Pro League, telah memasuki dua pekan pertandingan yang seru. Namun, kabar kurang menggembirakan datang dari tim Cristiano Ronaldo, Al Nassr yang mengawali musim dengan tantangan yang cukup berat.
Dalam dua pertandingan awalnya, Al Nassr belum berhasil meraih poin.
Hasil pertandingan pertama melawan Al Ittifaq berakhir dengan skor 1-2 untuk kekalahan Al Nassr, dan kekalahan kedua datang dari Al Taawon dengan skor 0-2 di hadapan pendukung sendiri.
Meskipun pada pertandingan tersebut Al Nassr telah menurunkan kekuatan penuh, bahkan dengan kehadiran Cristiano Ronaldo yang sebelumnya absen pada pekan pertama.
Namun kenyataannya tim ini belum berhasil mendapatkan tiga poin penting.
Dengan hasil ini, Al Nassr saat ini masih berada tanpa poin dalam Saudi Pro League.
Tidak hanya Al Nassr, tiga tim lainnya juga belum berhasil meraih poin dalam dua pertandingan pertama, yaitu Al Khaleej, Al Hazm, dan Al Raed.
Ketika melihat performa buruk Al Nassr dalam dua pertandingan awal ini, tidak dapat dihindari untuk melihat ke belakang pada aktivitas transfer pemain yang mereka lakukan sebelumnya.
Al Nassr terlihat cukup aktif di bursa transfer, terutama setelah berhasil memenangkan Liga Champions Arab. Oleh karena itu, start yang buruk ini tentu menjadi pukulan keras bagi tim ini.
Namun, situasi berbeda terlihat dari sejumlah tim besar lainnya yang berhasil memulai Saudi Pro League dengan langkah yang mulus.
Al Ittihad, yang diperkuat oleh Karim Benzema, berhasil mengoleksi poin sempurna yaitu enam poin dari dua pertandingan pertama.
Sementara itu, Al Ettifaq yang dilatih oleh Steven Gerrard dan didukung oleh Jordan Henderson juga berhasil meraih poin maksimal pada awal musim ini.
Keberhasilan yang sama juga dicapai oleh Al Ahli, tim promosi dari Saudi Pro League.
Meskipun mereka adalah tim promosi, namun dengan kehadiran pemain-pemain berkelas seperti Roberto Firmino, Franck Kessie, Riyad Mahrez, dan Edouard Mendy, Al Ahli mampu tampil gemilang pada awal musim.
Berikut adalah klasemen Liga Arab Saudi setelah dua pekan pertandingan:
1. Al Ittihad 6 poin
2. Al Ahli Saudi 6 poin
3. Al Ettifaq 6 poin
4. Al Hilal 4 poin
5. Al Fateh 4 poin
6. Al Feiha 4 poin
7. Al Taawon 4 poin
8. Al Riyadh 4 poin
9. Al Wehda 3 poin
10. Abha 3 poin
11. Al Taee 3 poin
12. Damac 1 poin
13. Al Shabab 1 poin
14. Al Akhdoud 1 poin
15. Al Nassr 0 poin
16. Al Khaleej 0 poin
17. Al Hazm 0 poin
18. Al Raed 0 poin
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung