Pasalnya, Timnas Indonesia U-23 berada dalam kondisi tak mengenakkan karena AFF turut menghitung poin kedisiplinan.
Saat ini, skuad Garuda Muda memiliki poin kedisplinan minus 5, sedangkan poin kedisplinan Timor Leste baru minus 2.
3. Timor Leste Menang 2-0 atas Malaysia
Jika Timor Leste bisa menang 2-0 atas Malaysia, ada potensi Timnas Indonesia U-23 lolos ke semifinal Piala AFF U-23 2023 via jalur runner-up grup terbaik.
Pasalnya, kemenangan 2-0 Timor Leste atas Malaysia akan membuat Timor Leste langsung naik ke puncak klasemen Grup B dengan raihan tiga poin dan selisih plus satu gol.
Sedangkan bagi Malaysia, kekalahan 0-2 dari Timor Leste akan membuat mereka memiliki selisih minus satu gol, dan membuat Timnas Indonesia U-23 yang punya selisih gol nol, akan duduk di peringkat kedua.
4. Timor Leste Menang 3-2 atas Malaysia
Jika laga terakhir grup B menghadirkan kejutan di mana Timor Leste menang 3-2 atas Malaysia, maka Timnas Indonesia U-23 dipastikan gagal ke semifinal Piala AFF U-23 2023.
Lagi-lagi alasannya adalah poin kedisplinan, di mana Timnas Indonesia U-23 memiliki minus 5 poin. Selain itu alasan lainnya skuad Garuda Muda tersungkur adalah jumlah gol yang dicetak karena baru mencetak 2 gol saja.
Baca Juga: 2 Skenario Timnas Indonesia Bisa Lolos atau Tidak ke Semifinal Piala AFF U-23 2023
Jika skor berakhir 2-3 untuk Timor Leste, maka Malaysia tetap akan duduk di puncak klasemen dengan keunggulan jumlah gol yang dicetak yakni 4 gol dan disusul dengan Timor Leste yang mencetak 3 gol.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung