Suara.com - Pelatih Thailand, Issara Sritaro mengungkapkan ketakutan di Piala AFF U-23 2023. Ternyata bukan Timnas Indonesia U-23 yang ditakutinya.
Thailand dipastikan melaju ke semifinal usai mengandaskan Kamboja di partai pamungkas grup A Piala AFF U-23 2023, Senin (21/8/2023).
Skuad Gajah Perang Muda ini menang dengan skor 2-0. Mereka pun berhak untuk melaju ke semifinal usai berada di puncak klasemen grup A. Namun, belum dipastikan siapa lawan Thailand di semifinal nantinya.
Sembari menunggu siapa lawan di semifinal nanti, pelatih Issara Sritaro pun mengungkapkan ada yang harus dievaluasi dari timnya di laga selanjutnya.
Ia mengungkapkan satu hal yang wajib diwaspadai pada laga mendatang, yakni hujan.
Hujan memberi pengaruh cukup signifikan bagi permainan individu pemain Timnas Thailand U-23 yang kesulitan mengolah serta mengontrol bola.
Hal ini terlihat pada laga melawan Kamboja semalam. Para pemain terlihat kesulitan menjebol gawang Kamboja lantara hujan yang mengguyur lapangan.
"Saya harus mengakui bahwa Kamboja telah menyiapkan skuad yang bagus. Mereka berdua bertahan rendah, memberikan tekanan tinggi dan menciptakan permainan. Mereka layak mendapat pujian," ujar Issara Sritaro dilansir dari The Thao 247.
"Di separuh waktu, kami mencoba memperbaikinya. Namun hujan membuat para pemain kurang percaya diri. Mereka tidak bisa menjaga bola dan mengacaukannya dan permainan terhenti."
Baca Juga: Nasib Apes Kamboja Gagal Singkirkan Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 Buntut Gol Bunuh Diri
"Saat menguasai bola dengan stabil dan dengan kontrol yang baik, sorak-sorai akan menjadi kekuatan bagi para pemain muda. Karena mereka semua bertekad untuk menampilkan yang terbaik bagi Thailand," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah