Suara.com - Penyerang Barcelona Lamine Yamal berhasil menyamai sekaligus memecahkan rekor spesial usai mencetak gol dalam laga debutnya bersama Timnas Spanyol pada Kualifikasi EURO 2024, Sabtu (9/9/2023) dini hari WIB.
Lamine Yamal mencetak satu gol dalam kemenangan 7-1 Spanyol atas tuan rumah Georgia dalam laga yang berlangsung di Stadion Boris Paichadze Dinamo Arena, Tbilisi. Dia mencetak gol ketujuh timnya.
Gol tersebut membuat Yamal memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang mencatatkan namanya di papan skor dalam sejarah Timnas Spanyol yakni di usia 16 tahun 57 hari.
Dia memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang rekan setimnya di Barcelona, Gavi yang mencetak gol perdana untuk La Furia Roja pada usia 17 tahun 62 hari pada 2021.
Selain itu, seperti menyitat Opta, Lamine Yamal juga menyamai rekor yang telah bertahan 117 tahun usai mencetak gol debut bersama tim Matador.
Pada usia 16 tahun 57 hari, Lamine Yamal menjadi pemain termuda ketiga dalam sejarah yang mencetak gol untuk negara Eropa.
Dia melampaui Sam Johnston pada tahun 1882 untuk Irlandia Utara (15 tahun 160 hari) dan cuma kalah muda dari pemain Hungaria, József Horváth pada 1906 (16 tahun 12 Hari).
Setelah masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-44 di Georgia, Yamal tidak membuang waktu untuk menambah rekor lain dalam koleksinya ketika mencetak gol pada menit ke-74 untuk gol ketujuh dan terakhir Spanyol.
Berkat gol itu, Yamal juga menjadi pemain termuda yang mencetak gol di kualifikasi Euro, melampaui rekor legenda Wales Gareth Bale (17 tahun 83 hari).
Baca Juga: Timnas Inggris Siap Depak Gareth Southgate Pasca Euro 2024, Lirik Pep Guardiola sebagai Pengganti
“Saya sangat senang bisa melakukan debut dan mencetak gol,” katanya kepada Teledeportes dikutip dari ESPN, Sabtu (9/9/2023).
"Saya mewujudkan mimpi. Saya harus berterima kasih kepada rekan satu tim dan pelatih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya, serta semua orang yang telah membantu saya selama ini."
Yamal juga berhak bermain untuk Maroko dan Guinea Ekuatorial melalui orang tuanya, namun ia selalu mewakili Spanyol, negara kelahirannya, dari level usia muda.
Dia membuat keputusan akhir untuk bermain untuk tim senior negara itu pada akhir Agustus setelah pertemuan di Barcelona dengan delegasi dari Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF).
"Anda bisa lihat saya senang dan puas dengan keputusan itu. Saya berharap bisa memiliki karir yang panjang bersama Spanyol dan kami memenangkan banyak hal bersama-sama," kata Yamal usai debut.
Ini merupakan tahun yang luar biasa bagi remaja tersebut, yang menjadi pemain termuda yang tampil di LaLiga untuk Barca ketika ia melakukan debutnya untuk klub tersebut pada April.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0