Suara.com - Pemain Malaysia, Muhammad Azim Al Amin Kamaruddin buka suara terkait lolosnya Harimau Muda ke Piala Asia U-23 2024. Ia menegaskan hal ini merupakan kerja keras tim.
Malaysia lolos dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 via runner up terbaik. Kelolosan itu juga dipandang sinis oleh beberapa pihak.
Pasalnya tim asuhan E. Elavarasan cuma unggul dalam poin disiplin dari Iran di runner up terbaik. Harimau Muda sejatinya punya poin dan selisih gol yang sama dengan tim Melli junior.
Akan tetapi poin disipling Malaysia yakni -4 sedangkan Iran -7. Alhasil negara tetangga Indonesia yang memastikan satu spot di runner up terbaik.
Padahal Iran juga sebelumnya sudah protes ke AFC terkait pemain Uzbekistan yang tidak dikeluarkan dari lapangan, walau mendapatkan dua kartu kuning.
Soal masalah ini, kiper Malaysia Muhammad Azim Al Amin Kamaruddin menegaskan timnya berjuang keras hingga bisa lolos dari Piala Asia U-23 2024.
"Perjalanan tim kali ini cukup menegangkan karena keputusan (lolos atau tidak) diektahui di menit-menit akhir," ucap Azim disadur dari bharian.com.my, Kamis (14/9/2023).
"Tadi malam kami menunggu hasil pertandingan lain berakhir, di mana awalnya kami diingatkan tidak bisa lolos karena Australia vs Tajikistan imbang," imbuhnya.
Pada akhirnya di menit-menit terakhir AFC mengumumkan bahwa Malaysia tetap lolos ke Piala Asia U-23 2024. Mereka menyingkirkan Iran dari perebutan runner up terbaik.
Azim pantang menyebut bahwa Malaysia bisa lolos karena keberuntungan. Menurutnya ini memang sudah rezeki dari Tuhan bisa mengikuti Piala Asia U-23 tahun depan.
"Saat lolos, semua keluar ruangan. Ada yang teriak (meraykan keberhasilan lolos). Tidak ada yang berkata (soal asumsi lolos cuma keberuntungan), karena semua ini rezeki Tuhan," tegasnya.
Malaysia sendiri tergabung di Pot 4 Kualifikasi Piala Asia U-23 2024. Mereka dipastikan tidak akan bertemu dengan timnas Indonesia U-23, Tajikistan, dan Cina karena ada dalam satu kategori pot.
Berita Terkait
-
Malaysia Resmi Lolos ke Piala Asia U-23 2024 Meski Iran Protes, Netizen: Anak Emas AFC!
-
Tidak Puas, Fans Malaysia Ingin Timnasnya Bisa Meniru Timnas Indonesia
-
Malaysia Resmi Lolos ke Final Piala Asia U-23 Usai Adu Argumen dengan Timnas Iran, Ini Daftar Peserta 16 Negara
-
Kualifikasi Piala Asia U-23 2024: Nasib Timnas Malaysia Masih Menggantung
-
Ada Kontroversi di Laga Uzbekistan vs Iran, Malaysia Tunggu Keputusan AFC untuk Lolos ke Piala Asia U-23 2024
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bersinar di Laga Spanyol Vs Cape Verde, Vozinha Ternyata Eks Rekan Setim Witan Sulaeman
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa