Suara.com - Piala Asia 2023 semakin mendekat, dan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, harus menghadapi sejumlah strategi non-teknis yang diterapkan oleh tim-tim pesaing, khususnya Jepang, yang bisa menjadi ancaman serius. Hal ini menjadi perhatian khusus karena beberapa pemain unggulan Timnas Indonesia juga bermain untuk klub-klub di Jepang.
Salah satu nama yang menonjol adalah Pratama Arhan. Meskipun dia adalah pemain andalan Timnas Indonesia, dia juga berada di bawah naungan klub Tokyo Verdy di Jepang. Kondisi ini bisa menjadi kendala besar bagi Timnas Indonesia dalam persiapan menghadapi Piala Asia 2023.
Kemungkinan terbesar adalah bahwa Pratama Arhan akan menghadapi kesulitan mendapatkan izin dari Tokyo Verdy untuk bergabung dengan Timnas Indonesia dalam Piala Asia 2023. Ini adalah tantangan serius, terutama jika Indonesia harus berhadapan dengan Jepang, yang dikenal memiliki permainan terbaik di Asia.
Media Jepang telah mulai memperhatikan potensi Timnas Indonesia yang dikomandoi oleh pelatih asal Korea Selatan ini. Ini menandakan bahwa Timnas Indonesia menjadi sorotan di mata tim-tim pesaing.
Sebelumnya, Pratama Arhan telah membuktikan kemampuannya ketika bermain untuk Tim Nasional Indonesia Senior dalam Piala AFF 2020. Bahkan, dia baru-baru ini menjadi topik pembicaraan setelah pertandingan melawan Argentina di Fifa Matchday.
Ancaman bukan hanya datang dari Jepang. Beberapa pemain inti Timnas Indonesia juga bermain untuk klub-klub di luar negeri. Contohnya adalah Ivar Jenner, yang bermain untuk Jong FC Utrecht di Belanda, dan Marselino Ferdinan, yang bermain untuk KMSK Deinze di Belgia.
Untuk mempertahankan pemain-pemain kunci ini, Shin Tae Yong harus menjaga hubungan baik dengan klub-klub yang mereka bela. Ini penting agar Shin Tae Yong dapat dengan mudah memanggil pemain-pemain ini dan mendapatkan izin untuk mereka bermain untuk Timnas Indonesia.
Jika Shin Tae Yong berhasil mempertahankan pemain-pemain inti ini dan Timnas Indonesia tampil gemilang di Piala Asia 2023, maka peluang perpanjangan kontrak Shin Tae Yong akan semakin besar. Kinerja impresif pelatih asal Korea Selatan ini telah mendapatkan pengakuan dari banyak pihak, dan strateginya dinilai memiliki visi yang jelas dalam meningkatkan kemampuan para pemain.
Ketua PSSI, Erick Thohir, bahkan telah memperpanjang jadwal kontrak Shin Tae Yong dari yang seharusnya berakhir pada bulan Desember 2023 menjadi Juni 2024.
Baca Juga: Persaingan Ketat Bos! Timnas Indonesia Bisa Salip Vietnam di Asian Games 2022 dalam Hal Satu Ini
Prestasi Timnas Indonesia dalam Piala Asia Senior dan Piala Asia U-23 akan menjadi salah satu faktor penentu dalam perpanjangan kontrak Shin Tae Yong. Dengan dukungan dari pemain-pemain kunci yang bermain di luar negeri, Timnas Indonesia memiliki potensi besar untuk meraih kesuksesan di Piala Asia 2023 di bawah bimbingan strategis Shin Tae Yong.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan