Suara.com - Timnas Indonesia U-17 terus menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) di Jerman. Pekan ini. Tim asuhan Bima Sakti mematangkan latihan penyelesaian akhir dan di final third atau sepertiga lapangan lawan.
Hal itu dilakukan Timnas Indonesia U-17 ketika menjalani latihan di lapangan BV Gruen-Weir Holt, Monchengladbach, Jerman, Minggu (24/9) waktu setempat.
Menurut salah satu penggawa timnas U-17 Arkhan Kaka, latihan ini dilakukan guna menyeimbangkan kemampuan timnya setelah pekan lallu sudah berlatih pertahanan.
“Kami melakukan latihan penyelesaian akhir dan penyelesaian di final third, minggu kemarin kami sudah latihan bertahan dan hari ini ini penyelesaian akhir agar biasa seimbang,” kata Arkhan dilansir dari laman resmi PSSI, Selasa (26/9/2023).
Pada latihan itu, para pemain diberikan menu latihan dari jajaran pelatih tentang bagaimana memberikan akurasi umpan yang baik, khususnya pada final third untuk kemudian mengonversinya menjadi gol.
“Kondisi kami semua, alhamdulillah bisa beradaptasi dengan cepat, cuaca agak dingin, tapi tidak masalah bagi kami untuk melakukan latihan. Kami semua sehat dan semuanya berjalan dengan lancar,” ucap penyerang muda klub Persis Solo itu.
Pada minggu-minggu awal setelah tiba menjalani pemusatan latihan di Jerman, Arkhan dan kawan-kawan tidak hanya menjalani pola latihan untuk persiapan pagelaran Piala Dunia U-17 2023 Indonesia pada 10 November hingga 2 Desember.
Namun timnas juga menjalani berbagai kegiatan lainnya seperti kunjungan ke stadion milik Borussia Monchengladbach, Borussia-Park, untuk melakukan tur stadion dan menonton pertandingan langsung saat klub yang dilatih Gerardo Seoane itu takluk dengan skor tipis 0-1 saat melawan RB Leipzig dalam laga lanjutan Bundesliga Jerman 2023/2024, Sabtu (23/9).
Timnas U-17 sudah tiba di Jerman sejak Senin (18/9) dan menetap untuk menjalani pemusatan latihan sampai 23 Oktober.
Selama di Negeri Panzer, tim asuhan pelatih Bima Sakti itu akan tinggal di dua kota yaitu di Monchengladbach dan Dortmund. Saat ini, skuad Garuda Asia menetap di Guesthouse Textile Academy. Monchengladbach, demikian Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!