Suara.com - Pelatih Shin Tae-yong mungkin saja mencoret pemain naturalisasi Sandy Walsh jelang laga play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Hal itu disebabkan kondisi Sandy Walsh yang sedang tidak baik-baik saja pasca mengalami gegar otak akibat kena benturan lawan dalam laga KV Mechelen kontra OH Leuven pada Sabtu (23/9/2023).
"Sandy Walsh mengalami gegar otak ringan," tulis media Belgia, Gazen van Antwerpen (GVA) dikutip pada Selasa (26/9/2023).
Hingga kini belum diketahui kapan Sandy Walsh bakal pulih pasca mengalami gegar otak ringan.
Melansir GVA, Sandy Walsh mengalami gegar otak setelah coba mencegah lawan mencetak gol pada menit ke-10. Tekelnya di dalam kotak penalti kepada Thorsteinsson justru berakhir petaka.
Walsh dianggap bikin pelanggaran dan menerima kartu kuning sehingga lawan dihadiahi tendangan penalti yang sukses dikonversi menjadi gol.
Pasca momen tersebut, Walsh tidak bisa melanjutkan pertandingan. Dengan wajah berdarah-darah, dia langsung mendapat perawatan dan dibawa ke luar lapangan.
Meski belum diketahui seberapa parah kondisinya, Sandy Walsh bisa saja absen saat Timnas Indonesia melawan Brunei dalam dua leg pada 12 dan 17 Oktober 2023 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama