Suara.com - Manchester United (MU) bersiap untuk menjamu Galatasaray di Stadion Old Trafford pada Rabu (4/10/2023) dini hari WIB dalam laga Liga Champions. Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi MU untuk kembali ke jalur kemenangan setelah kekalahan mengejutkan dari Crystal Palace.
Pelatih Manchester United, Erik ten Hag, memiliki harapan besar pada timnya, terutama pada pemain-pemain andalannya seperti Bruno Fernandes.
Erik ten Hag menyadari bahwa sepak bola pada level tertinggi tidak hanya mengenai hasil akhir, tetapi juga eksekusi rencana dan strategi permainan yang tepat.
Menurutnya, penampilan sempurna dan kemenangan adalah dua hal yang sama-sama penting dalam permainan.
"Sepak bola di level tertinggi memang soal raihan hasil, tapi apabila eksekusinya tidak tepat, maka prosesnya tidak akan berjalan. Ujungnya, Anda akan kesulitan memetik kemenangan," kata Erik ten Hag dilansir Manchester Evening News.
Kekalahan 0-1 dari Crystal Palace pada pekan sebelumnya merupakan pukulan keras bagi MU.
Namun, Ten Hag percaya bahwa timnya memiliki potensi untuk bangkit, terutama dalam pertandingan melawan Galatasaray. D
ia menekankan bahwa karakter dan mentalitas pemain sangat penting dalam mengatasi masa-masa sulit.
Erik ten Hag optimis bahwa timnya masih memiliki banyak hal positif yang dapat mereka tunjukkan.
Baca Juga: Kiper Baru Manchester United Tak Kunjung Debut, Erik ten Hag Beri Penjelasan
Meskipun demikian, Ten Hag tidak meremehkan potensi kejutan yang mungkin ditampilkan oleh Galatasaray.
Galatasaray telah mendatangkan sejumlah pemain bintang, termasuk Mauro Icardi, Wilfried Zaha, dan Hakim Ziyech, yang bisa menjadi ancaman serius bagi MU.
"Kami tahu kualitas mereka. Kekuatan mereka bukan hanya Zaha atau Icardi, mereka juga memiliki (Driers) Mertens dan (Hakim) Ziyech. Jadi, mereka memiliki pemain yang berkualitas. Selain itu, mereka juga tampil apik secara kolektif. Kami harus bisa bertahan menghadapi mereka dan menampilkan performa terbaik untuk bisa meraih hasil positif," kata dia.
MU sangat membutuhkan tiga poin dari pertandingan ini agar tetap berada dalam perburuan menuju babak 16 besar Liga Champions. Setelah kekalahan dalam pertandingan pembuka melawan Bayern Muenchen, MU saat ini berada di posisi juru kunci klasemen Grup A.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan