Namun, sepertinya keputusan ini sudah final, bahwa Timnas Indonesia akan menjalani persiapan atau pemusatan latihan (TC) lebih singkat jelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini.
Sebab para pemain ini direncanakan bakal dikumpulkan di Palembang pada 9 Oktober nanti untuk menghadapi Brunei.
“Rencananya tanggal 9 Oktober 2023 kami berkumpul di Palembang,” ujar Nova Arianto dalam rilis yang diterima Suara.com, Selasa (3/10).
Keputusan ini tentu saja membuat timnas Indonesia hanya akan memiliki waktu persiapan sedikit. Meski persiapan tim Merah Putih dipastikan sedikit.
Nova membeberkan bahwa sang Shin Tae-yong tentu saja bakal memanggil pemain terbaik untuk menghadapi Brunei.
Walaupun ia enggan membocorkan siapa saja pemain yang dipanggil untuk menghadapi ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran pertama ini.
“Semua pemain terbaik akan dipanggil. Tunggu saja ya,” tegas Nova.
Meski dengan keputusan singkat ini bakal banyak resiko yang dihadapi skuad Garuda. Salah satunya terkait chemistry antar pemain hingga adaptasi pemain aboard yang bakal datang ke Indonesia.
Dalam persiapan Timnas Indonesia yang hanya memakan waktu empat hari tepat sebelum menghadapi Brunei ini ditakutkan bakal merugikan skuad Timnas Indonesia.
Keputusan yang kedua, Shin Tae-yong memutuskan tak akan memanggil pemain baru untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini.
Pelatih berusia 54 tahun itu dikabarkan bakal memanggil pemain yang biasa telah dipanggil.
Meski untuk prediksi pemain yang dipanggil tentu akan mengalami perubahan dari pada laga FIFA Matchday periode September lalu.
Hal ini karena saat FIFA Matchday lalu, Shin Tae-yong membagi dua tim yakni Timnas Indonesia senior dan Timnas Indonesia U-23
Seperti diketahui, ajang FIFA Matchday yang berlangsung di Surabaya September lalu berbarengan dengan Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Sehingga pemain timnas Indonesia hanya diikuti oleh pemain senior yang sudah menjadi langganan skuad Garuda seperti Marc Klok dan lainnya.
Namun, beberapa pemain andalannya yang masih berusia di bawah U-23, memperkuat Timnas Indonesia U-23 di Solo.
Untuk itu dalam laga menghadapi Brunei ini kemungkinan Shin Tae-yong bakal kembali memanggil pemain yang sama.
Tetapi, pemain-pemain ini akan ada campuran dari senior hingga pemain muda. Dengan keputusan itu, Shin Tae-yong bakal dikabarkan tak akan memanggil pemain baru.
Padahal selama libur dari kegiatan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong juga melakukan pemantauan pemain ke Liga 1.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut menjadi juru taktik timnas Indonesia yang paling sering terlihat memantau pertandingan Liga 1 langsung di stadion.
Hal ini karena Shin Tae-yong ingin melihat dan mencari pemain-pemain baru yang bakal bisa memperkuat tim Merah Putih.
Meski telah keliling memantau pemain, ternyata Shin Tae-yong justru memutuskan hanya memanggil pemain lama.
Tentu saja ini menjadi sorotan karena di Liga 1 sendiri belakangan banyak pemain-pemain muda yang bagus dan cukup mentereng.
“Masih pemain-pemain yang biasa dipanggil oleh coach Shin Tae-yong,” ungkap Nova Arianto.
Lebih lanjut, Nova mengungkapkan bahwa pemain yang dipanggil untuk Timnas Indonesia dipastikan hanya 25 nama. Tentunya pemain yang dipanggil ini bakal pemain terbaik Tanah Air.
“Rencana awal kami memanggil 26 pemain ke Palembang,” ucap Nova Arianto.
“Tetapi sekarang 25 pemain,” tutur legenda timnas Indonesia tersebut.
Dengan dua keputusan ini, tentu saja banyak pihak yang bertanya-tanya apakah ini akan menjadi langkah terbaik. Atau justru ini nantinya bisa merugikan Timnas Indonesia?
Berita Terkait
-
Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang
-
Jordi Amat Ungkap Modal Penting Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
-
Shin Tae-yong Buka Suara soal Hukuman Berat KFA: Ada Banyak Hal yang Tidak Adil
-
Shin Tae-yong Blak-blakan Persija Belum Ideal Jelang Piala Presiden 2026
-
Pemain Keturunan Surabaya di VfB Stuttgart Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim