Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengungkap alasan mengapa melibatkan Hokky Caraka dan Dzaky Asraf di tim nasional level senior. Selain karena kemampuan yang menjanjikan, Hokky dan Dzaky bakal dapat pengalaman berharga.
Hokky dan Dzaky menjadi pemain muda yang dipanggil ke Timnas Indonesia untuk play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Untuk Hokky, ini kali pertama sang pemain masuk ke tim senior.
Selain Hokky sebenarnya ada lagi pemain Arema FC Arkhan Fikri. Sedangkan untuk Dzaky sejatinya pernah dipanggil ketika FIFA matchday melawan Turkmenistan, namun tidak dimainkan.
Shin Tae-yong mengaku kepincut dengan kemampuan Hokky dan Dzaky di Piala Asia U-23 2024. Oleh sebab itu, ia merasa perlu kembali dipanggil untuk meningkatkan pengalamannya.
"Memang salah satu alasannya karena permainan mereka bagus saat Piala Asia U-23 kemarin," kata Shin Tae-yong di Lapangan A Senayan, Jakarta, Senin (9/10/2023).
"Tetapi ya dengan mereka datang ke TC senior dan ada turnamen besar, dengan pemain muda latihan sama pemain senior pastinya baik untuk mereka," jelas pelatih 52 tahun itu.
Timnas Indonesia akan menghadapi Brunei Darussalam di laga play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 12 dan 17 Oktober. Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
"Otomatis regenerasi itu yang saya mau dan saya memikirkan masa depan sepak bola 5-10 tahun ke depan," pungkas pelatih asal Korea Selatan itu.
Baca Juga: Digembleng di Jerman untuk Piala Dunia U-17 2023, Sepupu Asnawi Mangkualam: Bisa Demi Garuda di Dada
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki