Suara.com - Skema di jajaran pelatih PSS Sleman akhirnya berubah. PSS secara resmi telah menunjuk asisten pelatih, Bertrand Crasson sebagai pelatih kepala PSS yang baru menggantikan Marian Mihail.
Selanjutnya, Marian Mihail dipertimbangkan untuk menempati posisi baru sebagai Direktur Teknik.
"Marian menurut saya adalah pelatih yang mempunyai karakter dan disiplin kuat dan telah membentuk karakter dan disiplin para pemain PSS Sleman. Penunjukan Crasson juga terkait dengan target ke depan untuk dapat tembus menjadi tim papan atas, dan Marian Mihail juga ingin istirahat menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga," kata Presiden Direktur PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Gusti Randa, Senin (9/10) seperti dikutip dari laman Liga Indonesia Baru.
Bertrand Crasson sendiri secara kepelatihan memiliki lisensi UEFA Pro dan memenuhi syarat untuk jadi pelatih kepala.
Crasson mempunyai pengalaman internasional, baik sebagai pemain dan pelatih. Sebagai pemain, misalnya, Crasson adalah mantan pemain tim nasional Belgia dan pernah bermain untuk klub Napoli, Italia.
Sedangkan sebagai pelatih, dia pernah menangani klub Divisi Utama Thailand, Ratchaburi FC dan Inter Pattaya.
"Saya sudah bicara langsung dengan Crasson tentang target dari PSS Sleman. Ia berkomitmen untuk memberikan kemampuan terbaiknya. Manajemen berharap, Crasson melanjutkan disiplin yang ditanamkan coach Mihail dan melanjutkan peningkatan prestasi PSS Sleman," Gusti Randa menambahkan.
Manajemen PSS disebutnya juga akan meningkatkan pembinaan tingkat akademi yang saat ini memiliki 4 tim yaitu PSS U-13, U-16, U-18 dan U-20.
"Pembinaan Football Academy PSS Sleman mesti dilakukan secara terarah dan terkonsep. Idealnya, mayoritas pemain senior PSS Sleman datang dari Football Academy Sleman," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?